Garmin Ajak Perempuan Prioritaskan Tidur Berkualitas Lewat Kampanye Women of Endurance di Yogyakarta

oleh -1 Dilihat

KILASJATENG – Di tengah padatnya aktivitas dan tuntutan peran yang dijalani perempuan modern, kualitas tidur kerap menjadi hal yang diabaikan. Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas merupakan fondasi penting untuk menjaga kesehatan fisik, mental, sekaligus produktivitas sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi fokus utama dalam kampanye Women of Endurance: Sleep & Recharge yang digelar Garmin Indonesia di Hotel Tentrem Yogyakarta, Kamis (9/7/2026). Sebanyak 38 peserta mengikuti sesi edukasi yang membahas pentingnya pemulihan tubuh sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari kampanye Women of Endurance, inisiatif Garmin yang mengapresiasi ketangguhan perempuan dalam menjalankan berbagai peran. Melalui kampanye tersebut, Garmin ingin menegaskan bahwa ketahanan tidak hanya diukur dari kemampuan untuk terus beraktivitas, tetapi juga dari kesadaran memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri.

Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan Yogyakarta dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki nilai budaya yang menekankan pentingnya keseimbangan hidup.

Menurutnya, filosofi tersebut sejalan dengan pendekatan Garmin dalam memandang kesehatan secara menyeluruh, termasuk melalui kualitas tidur yang baik.

“Kami melihat adanya keselarasan antara pendekatan Garmin dalam memahami kesehatan dengan kearifan Jawa yang menekankan pentingnya keseimbangan, istirahat, dan pemulihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui perpaduan tersebut, kami ingin mengeksplorasi bagaimana kualitas tidur dapat mendukung kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tidur berkualitas bukan sekadar waktu untuk beristirahat, melainkan proses penting yang membantu tubuh memperbaiki diri, menjaga kesehatan mental, meningkatkan kebugaran, hingga mendukung produktivitas dalam jangka panjang.

Baca Juga  Dongkrak Sport Tourism, 4.014 Pelari dari 21 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Mantra 116

Karena itu, sesi Sleep & Recharge dirancang agar peserta dapat memahami pentingnya proses pemulihan tubuh di tengah rutinitas yang padat.

“Perempuan saat ini menjalankan begitu banyak peran, mulai dari pekerjaan, keluarga, hingga kehidupan sosial. Kami ingin mengingatkan bahwa ketangguhan sejati bukan hanya tentang terus melangkah, tetapi juga mengetahui kapan tubuh membutuhkan waktu untuk pulih. Tidur yang berkualitas bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh,” kata Chandrawidhi.

[irp posts=”11928″ ]

Gaya Hidup Modern Jadi Tantangan Tidur Berkualitas

Dalam sesi edukasi, Certified Sleep Recovery Coach Vishal C. Dasani, MBA, menjelaskan bahwa perubahan pola hidup menjadi salah satu penyebab utama menurunnya kualitas tidur masyarakat saat ini.

Ia mengungkapkan banyak orang mengalami kondisi hyperarousal, yakni ketika sistem saraf tetap berada dalam kondisi siaga meski tubuh sebenarnya sudah merasa lelah. Kondisi tersebut membuat seseorang sulit memasuki fase tidur yang benar-benar berkualitas.

“Pada dasarnya tidur adalah kemampuan alami manusia yang sudah tertanam sejak kita berada di dalam kandungan. Namun, gaya hidup modern membuat banyak orang menganggap tidur hanya sebagai cara menghabiskan waktu, bukan sebagai proses memulihkan energi,” jelas Vishal.

Untuk mengatasinya, ia menyarankan masyarakat membangun kebiasaan unwinding, yaitu memberi kesempatan kepada tubuh dan pikiran untuk melambat secara bertahap sebelum tidur.

“Saat kita mulai melepaskan berbagai stimulasi dan memperlambat aktivitas, tubuh menerima sinyal bahwa hari telah berakhir, lingkungan aman, dan kini waktunya beristirahat,” tambahnya.

Baca Juga  Liburan Sekolah, Aktivitas Anak Meningkat dan Rutinitas Perawatan Diri Jadi Momen Kebersamaan Keluarga

Garmin Bagikan Cara Sederhana Meningkatkan Kualitas Tidur

Selain sesi edukasi, Garmin juga membagikan sejumlah langkah praktis yang dapat diterapkan untuk memperoleh tidur yang lebih berkualitas, antara lain:

Melakukan unwinding selama 30–90 menit sebelum tidur dengan mengurangi penggunaan gawai, menyelesaikan pekerjaan yang masih mengganggu pikiran, serta melakukan aktivitas relaksasi seperti membaca buku atau mandi air hangat.

Tetap aktif bergerak dan berolahraga pada siang hari agar tubuh memiliki sleep pressure, yakni dorongan alami untuk tidur yang membantu meningkatkan kualitas istirahat pada malam hari.

Menurut Garmin, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu proses pemulihan tubuh berlangsung lebih optimal sehingga seseorang mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi fisik dan mental yang lebih baik.

Teknologi Bantu Masyarakat Memantau Kondisi Tubuh

Melalui kampanye Women of Endurance, Garmin juga menegaskan komitmennya untuk mendukung gaya hidup sehat melalui pemanfaatan teknologi.

Berbagai fitur pemantauan kesehatan yang tersedia pada perangkat Garmin memungkinkan pengguna memperoleh informasi mengenai kondisi tubuh secara real-time. Data tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk mengatur pola aktivitas, waktu istirahat, hingga menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan.

Didirikan pada 1989 dan berkantor pusat di Amerika Serikat, Garmin terus mengembangkan perangkat berbasis teknologi untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari kebugaran, olahraga luar ruang, otomotif, penerbangan, hingga kelautan. Melalui inovasi tersebut, perusahaan berupaya membantu masyarakat menjalani gaya hidup yang lebih sehat, aktif, dan berkelanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News