Misteri Kematian Wanita di Boyolali, Polisi Ekshumasi Jenazah Usai Dugaan Keracunan Sate

oleh -4 Dilihat
Polres Boyolali bersama Bidokkes Polda Jateng lakukan ekshumasi jenazah di makam korban dugaan keracunan satai ayam kiriman seseorang melalui ojek daring di desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: Agatha Janendra)
Polres Boyolali bersama Bidokkes Polda Jateng lakukan ekshumasi jenazah di makam korban dugaan keracunan satai ayam kiriman seseorang melalui ojek daring di desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: Agatha Janendra)

KILASJATENG.ID-Satreskrim Polres Boyolali bersama Bidokkes Polda Jawa Tengah melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam seorang wanita paruh baya bernama Aminah di permakaman Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ekshumasi dilakukan menyusul laporan keluarga yang menilai kematian korban tidak wajar dan diduga berkaitan dengan keracunan setelah menyantap sate ayam yang dikirim seseorang melalui aplikasi ojek daring.

Kakak korban, Widodo, mengatakan Aminah ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada 19 Mei 2026 pagi dalam kondisi seorang diri. Saat itu keluarga belum menaruh curiga sehingga korban langsung dimakamkan.

Namun beberapa hari kemudian, keluarga mulai menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah korban.

“Kami melihat ada sisa muntahan di pakaian korban, kemudian bagian telinga dan mulut korban juga tampak membiru,” ujar Widodo.

Keluarga kemudian mengetahui adanya kiriman makanan berupa sate ayam yang diterima korban sehari sebelum ditemukan meninggal dunia. Dugaan itu semakin kuat setelah sejumlah ayam di sekitar rumah dilaporkan mati usai memakan sisa sambal sate tersebut.

Baca Juga  Rupiah Melemah, Kementerian ESDM Jamin Pasokan BBM Nasional Jauh di Atas Batas Aman

Atas dasar itu, keluarga melalui kuasa hukum melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian hingga dilakukan ekshumasi dan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu, Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, membenarkan pihaknya menerima laporan terkait kematian seorang wanita yang dinilai tidak wajar.

“Laporan kami terima pada 25 Mei 2026, sedangkan korban meninggal pada 19 Mei 2026. Saat petugas mendatangi lokasi, kondisi tempat kejadian perkara sudah bersih,” kata AKBP Indra Maulana Saputra, Selasa siang.

Menurutnya, polisi hanya menemukan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban serta bangkai ayam yang diduga mati setelah memakan sisa sambal sate.

“Bangkai ayam saat ini masih diperiksa di laboratorium. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, kami melakukan ekshumasi dan autopsi bersama Bidokkes Polda Jawa Tengah,” ujarnya.

Baca Juga  Tradisi Unik Warga Lereng Merapi Boyolali, Sapi Kurban Dimandikan Air Bunga Tujuh Rupa Sebelum Disembelih

Kapolres menambahkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa delapan orang saksi terkait kasus tersebut.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan apakah kiriman sate ayam tersebut menjadi penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil resmi autopsi dan pemeriksaan laboratorium.

“Kami masih menunggu hasil resmi ekshumasi dan autopsi. Setelah alat bukti lengkap dan hasil pemeriksaan keluar, penyelidikan akan kami tindak lanjuti lebih lanjut,” katanya.

Hingga kini pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik dan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban sekaligus mengungkap ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News