KILASJATENG.ID– Sebanyak 100 sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) mengikuti pembinaan yang dilakukan Satlantas Polresta Solo di Mapolresta Solo, Kamis 7 Mei 2026.
Kasatlantas Polresta Solo, Dhayita Daneswari mengatakan pembinaan yang diberikan meliputi pemberian rompi, pengarahan hingga pembekalan terkait tata cara pengaturan lalu lintas yang benar dan aman.
“Pembinaan kami lakukan sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya meningkatkan kapasitas para Supeltas yang selama ini membantu kelancaran arus kendaraan di sejumlah titik padat lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini keberadaan 100 Supeltas yang tersebar di berbagai titik yang rawan kepadatan lalu lintas di Kota Solo secara sukarela memang membantu para pengguna.
Sebab para Supeltas biasanya turun membantu pengaturan arus kendaraan ketika kondisi jalan mulai padat, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja maupun ketika jam sekolah.
“Mereka sendiri biasanya terjun dengan melihat kondisi di lapangan. Biasanya di jam crowded, saat berangkat dan pulang kerja dan jam sekolah. Ini membantu kami untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Karena kecelakaan biasanya terjadi karena pelanggaran. Sehingga dengan adanya pengaturan di jalan bisa mengurangi angka kecelakaan ini,” tandasnya.
Di sisi lain, pihaknya juga Satlantas terus melakukan pengawasan dan pendampingan agar para sukarelawan memahami batasan serta prosedur saat bertugas di jalan. Sebab aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pengaturan lalu lintas yang dilakukan para Supeltas.
“Jadi dalam pengaturan lalu lintas tetap mengutamakan keselamatan dan sejauh ini mereka sudah paham dengan mekanisme pengaturan. Karena kami juga membekali dengan pemahaman pengaturan lalu lintas, baik teori maupun implementasi di lapangan. Termasuk tata cara serta etika dalam pengaturan lalu lintas,” kata Dhayita.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Supeltas Solo, Narno mengaku bersyukur karena selama ini para Supeltas mendapat dukungan dan pembinaan dari Satlantas Polresta Solo.
“Dengan adanya pembinaan ini, kami ucapkan syukur karena kami selalu mendapat support untuk menunjang kegiatan kami di lapangan,” katanya.
Narno sendiri bertugas di kawasan Perempatan Kilat Nonongan sejak 2014 dan menjalani tugas secara sukarela demi membantu ketertiban lalu lintas di Kota Solo.
“Paling utama kami bisa bermanfaat untuk masyarakat, terutama di Kota Solo, untuk menjaga ketertiban dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan yang terjadi di Solo,” pungkasnya.*


