KILASJATENG.ID – Real Madrid mengawali kiprahnya di Liga Champions musim 2026/2027 dengan hasil positif. Bermain di Stadion Santiago Bernabéu, Rabu (9/9/2026), Los Blancos mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-1.
Real Madrid langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Dua gol berhasil diciptakan pada 23 menit pertama melalui Kylian Mbappé dan Federico Valverde.
Mbappé membuka keunggulan Madrid pada menit ke-14. Penyerang asal Prancis tersebut memanfaatkan assist Brahim Díaz untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Sembilan menit berselang, Madrid menggandakan keunggulan. Federico Valverde berhasil mencuri bola dari kiper Inter Milan sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Madrid unggul 2-0.
Inter Milan berusaha bangkit setelah tertinggal dua gol. Namun, Madrid beberapa kali mendapatkan peluang untuk memperlebar keunggulan.
Brahim Díaz nyaris mencetak gol ketiga setelah tendangannya membentur tiang gawang. Jude Bellingham juga memiliki peluang, tetapi upayanya masih mampu digagalkan kiper Inter.
Di sisi lain, penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, tampil gemilang. Kiper asal Belgia tersebut melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.
Courtois antara lain berhasil menggagalkan tendangan bebas Hakan Çalhanoğlu serta tembakan Alessandro Bastoni.
Inter akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76 melalui Carlos Augusto. Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan karena Nerazzurri terus berusaha mengejar gol penyama kedudukan.
Madrid harus bekerja keras mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Courtois kembali menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga kemenangan tuan rumah.
Courtois menilai pertandingan melawan Inter berlangsung terbuka dan bisa saja berakhir dengan skor yang lebih besar.
“Saya pikir pertandingan ini bisa berakhir dengan skor 4-4, ini adalah pertandingan sulit di mana kami memanfaatkan kesalahan mereka dan tidak kebobolan hingga larut malam,” kata Courtois dikutip dari laman resmi Real Madrid.
Meski meraih kemenangan, Courtois mengakui Madrid masih harus memperbaiki kontrol permainan, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir.
“Kami kurang mengontrol ketika tidak ada peluang jelas, pertandingan menjadi terlalu kacau dan itu perlu ditingkatkan,” ujarnya.
Courtois juga menjelaskan keputusannya saat menghadapi tendangan bebas Çalhanoğlu. Ia memilih tetap berada di tengah untuk mengantisipasi kemungkinan arah bola.
“Saya tetap di tengah karena jika dia memukulnya dan menempatkannya di pojok atas, maka kami mengucapkan selamat kepadanya,” kata Courtois.
Kemenangan atas Inter menjadi modal penting bagi Real Madrid dalam perjalanan mereka di Liga Champions 2026/2027. Los Blancos selanjutnya akan kembali fokus ke kompetisi domestik dengan menghadapi Rayo Vallecano pada lanjutan La Liga akhir pekan ini. (WSN)


