Polisi Periksa Menantu Korban Kasus Dugaan Keracunan Sate Ayam di Boyolali, Status Masih Saksi

oleh -1 Dilihat
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan kasus sate ayam misterius yang mengakibatkan korban wanita paruh baya atas nama Aminah Meninggal dunia. (Foto Agatha Janendra)
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan kasus sate ayam misterius yang mengakibatkan korban wanita paruh baya atas nama Aminah Meninggal dunia. (Foto Agatha Janendra)

KILASJATENG.ID-Polres Boyolali memeriksa seorang pria yang diduga sebagai pengirim sate ayam dalam kasus meninggalnya wanita paruh baya bernama Aminah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Terduga pelaku yang diketahui merupakan menantu korban itu diperiksa secara intensif selama delapan jam oleh penyidik Satreskrim Polres Boyolali.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengatakan hingga saat ini polisi telah memeriksa delapan orang saksi terkait kasus tersebut, termasuk terduga pengirim sate ayam.

“Update perkembangan perkara, kami sudah memeriksa delapan orang saksi termasuk yang diduga mengirim sate ayam kepada korban,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra saat ditemui di Mapolres Boyolali, Kamis siang.

Dalam pemeriksaan, pria tersebut mengakui dirinya yang mengirim sate ayam kepada korban sehari sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Dalam keterangannya, yang bersangkutan mengakui melakukan pengiriman sate ayam kepada korban,” katanya.

Meski demikian, Kapolres menegaskan hingga saat ini status pria tersebut masih sebagai saksi karena penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Polisi masih menunggu hasil resmi pemeriksaan toksikologi, ekshumasi, dan autopsi jenazah korban dari Bidokkes Polda Jawa Tengah.

Selain itu, polisi juga masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap bangkai ayam yang diduga mati setelah memakan sate kiriman tersebut.

“Statusnya masih saksi karena kami masih menunggu hasil resmi dari Bidokkes Polda Jawa Tengah terkait toksikologi, autopsi, dan hasil laboratorium lainnya,” jelas AKBP Indra Maulana Saputra.

Baca Juga  Sempat Viral di Medsos, Akhirnya Pelaku Pembacokan di Gatsu Ditangkap Polresta Solo

Kapolres menambahkan, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah Aminah ditemukan meninggal dunia di rumahnya di wilayah Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Keluarga korban menilai kematian korban janggal karena sehari sebelumnya korban menerima kiriman sate ayam dari seseorang melalui aplikasi ojek daring.

Polres Boyolali bersama Bidokkes Polda Jawa Tengah kemudian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam korban guna kepentingan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News