KILASJATENG.ID– Penumpang Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) mengalami lonjakan sebesar 140 persen dibanding hari biasa selama moment long weekend Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, volume penumpang KA BIAS selama medio 26 Mei hingga 1 Juni 2026 tercatat sebanyak 47.396 penumpang.
“Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan jika disandingkan dengan pergerakan masyarakat pada akhir pekan biasa di periode yang sama di pekan sebelumnya sebesar 140 persen, di mana weekend sebelumnya KA BIAS melayani 19.712 penumpang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Feni merinci total pergerakan penumpang di stasiun-stasiun yang melayani KA BIAS selama masa libur panjang tersebut terdiri dari 11.523 penumpang yang melakukan keberangkatan (naik) dan sebanyak 35.873 penumpang yang tiba (turun) di stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Adapun untuk rincian jumlah penumpang per stasiun yang dilalui yakni Stasiun Sragen sebanyak 15.665 penumpang, Stasiun Solo Balapan sebanyak 13.193 penumpang, Stasiun Solojebres sebanyak 9.564 penumpang, Stasiun Palur sebanyak 4.939 penumpang, Stasiun Bandara Adi Soemarmo sebanyak 4.675 penumpang dan Stasiun Kadipiro: 2.232 penumpang.
Tingginya angka mobilitas ini, menurut Feni didorong oleh fungsi KA BIAS yang tidak hanya menjadi akses utama menuju Bandara Adi Soemarmo, melainkan juga bertransformasi menjadi alternatif favorit masyarakat untuk mobilitas hari libur antardaerah, khususnya pada relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo – Madiun – Caruban, serta sebagai penghubung destinasi wisata antara Madiun dan Kota Solo.
“Faktor keselamatan, kenyamanan, keamanan, kapasitas angkut yang optimal, serta ketepatan jadwal perjalanan yang teratur menjadi alasan utama masyarakat menjatuhkan pilihan pada moda angkutan umum massal ini,” paparnya.
Di sisi lain, untuk mengantisipasi permintaan yang tinggi, KA BIAS beroperasi sebanyak sepuluh kali perjalanan atau lima kali perjalanan pulang-pergi (PP) setiap harinya. Setiap rangkaian kereta menyediakan kapasitas tempat duduk utama sebanyak 190 kursi (100%), dengan kuota tambahan tiket tanpa tempat duduk (berdiri) sebanyak 50% atau setara 95 penumpang demi mengakomodasi kepadatan volume.
“KAI Daop 6 Yogyakarta berterima kasih atas kepercayaan seluruh pelanggan yang telah memilih moda transportasi kereta api selama libur panjang. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi perjalanan pelanggan yang berkesan. Sampai jumpa di momen liburan berikutnya, KAI hadir sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan bebas macet,” tutup Feni.*


