PGN Kembali Raih Sertifikasi ISO 55001, Perkuat Keandalan Infrastruktur Gas Nasional

oleh -366 Dilihat
Penyerahan Sertifikat ISO 55001 dari British Standards Institution Group Indonesia diterima oleh Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto

KILASJATENG.ID – PT Perusahaan Gas Negara atau PGN sebagai Subholding Gas Pertamina kembali memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001 dari British Standards Institution Group Indonesia untuk lingkup Infrastruktur Transmisi SSWJ dan Distribusi Gas. Pencapaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas pengelolaan infrastruktur gas bumi PGN yang dinilai andal, efisien, aman, dan berorientasi pada operational excellence.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penerapan ISO 55001 menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan serta pengoperasian infrastruktur gas bumi dilakukan secara sistematis, terorganisir, efektif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Implementasi ISO 55001 memberikan landasan yang kuat bagi perusahaan dalam mengelola aset secara optimal. Dengan pendekatan pengelolaan yang terstruktur, PGN mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan biaya operasi perusahaan,” ujar Fajriyah.

ISO 55001 merupakan standar internasional yang mengatur tata kelola manajemen aset guna membantu perusahaan memperoleh manfaat maksimal dari pengelolaan aset, termasuk peningkatan efisiensi, keamanan, pengelolaan risiko, serta keberlanjutan operasional.

Sertifikasi tersebut dinilai semakin relevan mengingat PGN mengelola jaringan dan infrastruktur gas bumi yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, PGN menjadi pemain utama dalam niaga gas bumi nasional dengan pangsa pasar mencapai 91,36 persen.

Wilayah operasional PGN mencakup 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten dengan lebih dari 822 ribu pelanggan. Operasional tersebut didukung jaringan pipa gas bumi nasional sepanjang lebih dari 33.490 kilometer.

PGN bersama anak perusahaan dan afiliasi juga mengelola berbagai infrastruktur strategis gas bumi, di antaranya Pipa Transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ), pipa distribusi gas, Pipa Transmisi Gresik–Semarang, FSRU Lampung, FSRU Jawa Barat, LNG Hub Arun, SPBG, hingga fasilitas Mother Station CNG.

Penerapan ISO 55001 turut memperkuat kinerja PGN dalam mengedepankan praktik terbaik untuk memastikan asset integrity dan pengelolaan aset infrastruktur berjalan optimal. Langkah tersebut juga dilakukan guna meminimalkan risiko serta mencegah potensi insiden yang dapat berdampak terhadap pelanggan maupun operasional perusahaan.

Baca Juga  Gol 10 Detik Vlahovic Bawa Juventus Tekuk Lecce, Bianconeri Tembus Tiga Besar

Dalam setiap kegiatan operasi dan pemeliharaan infrastruktur, PGN terus memastikan keandalan operasional, efisiensi biaya, serta memperkuat sinergi dengan anak perusahaan, afiliasi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pencapaian sertifikasi ISO 55001 diharapkan semakin memperkuat kinerja perusahaan dalam mengelola infrastruktur gas bumi yang andal, aman, dan berstandar internasional sekaligus menghadirkan layanan prima bagi seluruh sektor pelanggan. Sertifikasi ini juga menjadi bagian dari upaya PGN meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan mendukung ketahanan energi nasional.

“Ke depan, PGN berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kapabilitas tata kelola infrastruktur gas bumi. Dengan pendekatan pengelolaan yang terorganisir, setiap keputusan investasi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan aspek biaya, risiko, dan kinerja secara seimbang. Hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan keandalan infrastruktur serta keberlanjutan bisnis perusahaan dalam jangka panjang,” tutup Fajriyah. (WZK)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News