Kontingen Sukses Raih Posisi Runner Up Porprov XVII 2026, KONI Solo Kawal Pencairan Bonus Atlet

oleh -1 Dilihat
Chief de Mission (CdM) Kota Solo, POrprov XVII 2026, Supriyanto (tengah) memberikan keterangan pers di Kantor KONI Kota Solo, Senin 2 November 2026. (Foto: Putri Sejati)
Chief de Mission (CdM) Kota Solo, POrprov XVII 2026, Supriyanto (tengah) memberikan keterangan pers di Kantor KONI Kota Solo, Senin 2 November 2026. (Foto: Putri Sejati)

KILASJATENG.ID–  Kontingen Kota Surakarta (Solo) sukses membawa pulang gelar runner up dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 dengan raihan 79 medali emas, 72 perak dan 70 perunggu.

Ketua Kontingen atau Chief de Mission (CdM) Kota Solo, Supriyanto mengatakan, capaian tersebut melampaui target yang telah disepakati bersama jajaran KONI, pelatih, dan manajer. Pada Porprov sebelumnya, Kota Solo berada di peringkat ketiga dengan raihan sekitar 73 medali emas.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil yang telah dirilis panitia dan data kami, kontingen Kota Surakarta telah menduduki peringkat kedua dengan perolehan medali emas 79, perak 72, dan perunggu 70,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor KONI Kota Solo, Senin 2 November 2026. 

Atas capaian tersebut, Supriyanto pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua atlet yang telah berjuang maksimal sejak masa persiapan hingga pertandingan berakhir.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama atlet, pelatih, manajer, dan jajaran KONI Kota Solo yang terus melakukan pemantauan serta evaluasi selama kompetisi berlangsung,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo itu. 

Baca Juga  Luncurkan Santri Matic di Kota Solo, Kemenekraf Dorong Santri Jadi Kreator dan Wirausaha Digital

Ia pun bersyukur seluruh kontingen dapat kembali dengan selamat tanpa kejadian yang membahayakan atlet selama mengikuti pertandingan. Menurutnya keselamatan dan kenyamanan atlet menjadi prioritas selama penyelenggaraan kompetisi. Pemantauan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi kesehatan, konsumsi, hingga tempat tinggal atlet.

“Kita kalau menang ya menang satria, kalau kalah juga kalah satria. Inilah kemampuan dan kekuatan kami yang kami persembahkan,” katanya.

Ditambahkan Ketua Umum KONI Kota Solo, Her Suprabu. Pihaknya masih ada satu pekerjaan rumah (PR) yang masih harus dikerjakan pasca pelaksanaan Porprov Jateng 2026, yakni pencairan bonus atlet.

“Ini menjadi tanggung jawab saya dan pak CdM untuk mengawal sampai bonus diberikan atau tersampaikan kepada para atlet. Saat ini kami terus berkomunikasi dengan Pemkot Solo, khususnya pak sekda terkait jumlah total bonus yang harus disiapkan,” kata dia.

Baca Juga  Generus Surakarta Bertoleransi, Cetak Penerus Estafet Toleransi di Kota Solo

Adapun besaran bonus, untuk cabang olahraga (cabor) perorangan sebesar Rp55 juta, beregu dua hingga tiga orang masing-masing Rp40 juta, beregu empat orang ke atas masing-masing Rp20 juta. 

Di sisi lain, untuk memastikan para atlet tetap bertahan di Kota Solo sekaligus sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov 2030 di Kedu Raya, KONI Kota Solo juga menyiapkan pemberian insentif kepada atlet peraih medali emas yang masih berpotensi membela Kota bengawan di kompetisi mendatang. 

“Kita berharap atlet-atlet yang masih berpotensi ke depan tetap membela nama harum Kota Surakarta. Salah satu program yang belum pernah dilaksanakan pengurus sebelumnya adalah memberikan insentif selama menjelang Porprov 2030,” tutur Her Suprabu.

Program tersebut diharapkan dapat menjaga motivasi atlet sekaligus memperkuat ikatan mereka dengan Kota Solo. Namun, pemberian insentif akan mempertimbangkan persyaratan dan potensi atlet untuk kembali memperkuat kontingen.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News