KILASJATENG.ID – Kendal Tornado FC kembali menunjukkan tren positif pada awal kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Badai Pantura itu berhasil menahan imbang tuan rumah Persipura Jayapura dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (18/9/2026).
Hasil imbang ini membuat Kendal Tornado FC melanjutkan catatan positif setelah pada pertandingan sebelumnya sukses meraih kemenangan 1-0 saat bertandang ke markas De Reds FC.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menyebut satu poin dari pertandingan tandang tersebut patut disyukuri. Menurutnya, menghadapi Persipura bukan perkara mudah, terlebih laga digelar sebagai pertandingan tandang.
“Ini hasil yang patut disyukuri ya. Bagi kami, ini adalah laga away dan bisa membawa pulang poin,” kata Stefan dalam jumpa pers seusai pertandingan.
Kendal Tornado FC sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Beberapa kesempatan lahir melalui skema serangan balik, termasuk peluang dari titik penalti yang kemudian dibatalkan setelah dilakukan pengecekan VAR.
“Banyak chance dari situasi counter attack maupun penalti yang dibatalkan VAR, namun memang belum rezeki kita,” ujarnya.
Banyak Pemain Kendal Tornado FC Sakit
Stefan mengakui penampilan Kendal Tornado FC saat menghadapi Persipura belum sepenuhnya maksimal. Kondisi fisik sejumlah pemain menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan tim.
Sebagian besar pemain Kendal Tornado FC disebut mengalami demam dan flu dalam beberapa hari terakhir sebelum pertandingan.
“Banyak pemain yang sakit dan itu cukup berpengaruh di lapangan. Tapi saya apresiasi anak-anak tetap mau bekerja keras di lapangan dan membantu tim ini meraih poin,” jelas Stefan.
Meski demikian, pelatih tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan Dimas Sukarno dan kawan-kawan yang mampu mempertahankan gawang dari kebobolan hingga pertandingan berakhir.
Stefan juga menilai persaingan di Grup Timur Pegadaian Championship musim ini tidak akan mudah. Setiap tim memiliki kualitas dan ambisi yang sama untuk meraih hasil maksimal.
Menurutnya, target Kendal Tornado FC untuk promosi ke Liga 1 membutuhkan proses panjang. Karena itu, ia meminta pemain untuk menjalani kompetisi secara bertahap dan terus meningkatkan performa.
“Dua laga awal memang tidak mudah karena De Reds dan Persipura punya kualitas yang bagus. Kita butuh proses dan step by step itu akan lebih bagus. Saya tidak pernah meragukan kualitas pemain kami dan ini masalah perjalanan waktu,” paparnya.
Stefan menilai raihan empat poin dari dua pertandingan tandang menjadi modal positif bagi timnya.
“Empat poin di dua laga away bagi saya cukup bagus untuk anak-anak,” imbuhnya.
Patrick Cruz Fokus Hadapi Barito Putera
Striker Kendal Tornado FC, Patrick Cruz, juga mengapresiasi hasil yang diraih timnya di kandang Persipura.
Bomber asal Brasil itu menilai empat poin dari dua laga tandang menjadi modal penting bagi Kendal Tornado FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Setelah menyelesaikan dua pertandingan away, Kendal Tornado FC kini akan bersiap menghadapi Barito Putera. Pertandingan tersebut menjadi laga kandang pertama bagi Laskar Badai Pantura pada musim ini.
“Setelah ini kami fokus melawan Barito Putera karena itu laga kandang pertama. Tapi saya senang dengan hasil ini. Kompetisi masih panjang dan kami terus berbenah,” tegas Patrick.
Hasil imbang tanpa gol melawan Persipura membuat Kendal Tornado FC masih menjaga momentum positif pada awal Pegadaian Championship 2026/2027. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi saat tampil di hadapan pendukung sendiri. (WYG)


