Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Kematian Wanita di Boyolali, Keluarga Curiga Terkait Kiriman Sate Ayam

oleh -4 Dilihat
Kuasa Hukum keluarga korban, Wiwik Dwi Habsari, saat memberikan keterangan kepada awak media di Boyolali Jawa Tengah, Selasa 2 Juni 2026. (Foto: Agatha Janendra)
Kuasa Hukum keluarga korban, Wiwik Dwi Habsari, saat memberikan keterangan kepada awak media di Boyolali Jawa Tengah, Selasa 2 Juni 2026. (Foto: Agatha Janendra)

KILASJATENG.ID- Polres Boyolali telah memeriksa delapan orang saksi terkait kasus meninggalnya seorang wanita paruh baya bernama Aminah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Polisi saat ini masih menunggu hasil resmi autopsi jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengatakan delapan saksi yang telah diperiksa termasuk pihak keluarga korban. Hingga kini seluruhnya masih berstatus saksi.

“Sebanyak delapan orang sudah kami mintai keterangan, termasuk dari pihak keluarga korban. Saat ini semuanya masih berstatus saksi,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra saat ditemui di Mapolres Boyolali, Selasa siang.

Menurutnya, polisi tetap menampung berbagai dugaan dan kecurigaan yang berkembang di masyarakat maupun dari pihak keluarga korban. Namun penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian sebelum seluruh alat bukti dan hasil pemeriksaan forensik lengkap.

“Adanya kecurigaan-kecurigaan tentu kami tampung. Tetapi kami tidak bisa serta-merta langsung menyimpulkan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan alat bukti yang ada,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Wiwik Dwi Habsari, mengatakan pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan terkait kematian Aminah.

Menurutnya, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat menerima dan menyantap kiriman sate ayam dari seseorang.

“Dari pihak keluarga memang melihat ada kejanggalan. Apalagi semalam sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat menyantap sate ayam kiriman dari seseorang,” ujar Wiwik Dwi Habsari.

Ia menegaskan pihak keluarga hanya menginginkan kejelasan mengenai penyebab pasti kematian korban. Saat ini kasus tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga  Rupiah Melemah, Kementerian ESDM Jamin Pasokan BBM Nasional Jauh di Atas Batas Aman

“Kami berharap hasil autopsi dari Bidokkes Polda Jawa Tengah nantinya bisa memberikan kepastian penyebab kematian korban,” katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Boyolali bersama Bidokkes Polda Jawa Tengah telah melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam korban guna kepentingan autopsi dan pemeriksaan forensik.

Hingga kini polisi maupun pihak keluarga masih menunggu hasil resmi autopsi dan pemeriksaan laboratorium sebelum menentukan langkah hukum lebih lanjut.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News