Spektakuler! 64 Model Asmat Pro Meriahkan 20 Tahun Phillip Iswardono di Yogyakarta

oleh -29 Dilihat

KILASJATENG.ID- Perhelatan fesyen bertajuk Menyuluh Wastra Menoreh Jejak sukses digelar di Taman Budaya Yogyakarta selama dua hari, Sabtu-Minggu (2–3 Mei 2026). Ajang ini menjadi penanda perjalanan 20 tahun karier desainer nasional Phillip Iswardono yang dikenal konsisten mengangkat kekayaan wastra Nusantara.

Tak sekadar peragaan busana, acara ini menjelma menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, budaya, dan kolaborasi lintas sektor. Phillip menegaskan bahwa dunia fesyen tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak yang lebih luas, termasuk bagi perekonomian kreatif Indonesia.

Kolaborasi dan Eksplorasi Wastra Nusantara

Dalam sambutan pembukaannya, Phillip menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat, mulai dari mentor hingga kru produksi. Ia menyebut keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja kolektif, bukan pencapaian individu semata.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidikan fesyen, industri kreatif, dan komunitas untuk memperkuat ekosistem yang berkelanjutan.

“Event ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga untuk Yogyakarta dan Indonesia. Industri kreatif harus mampu membawa nama bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

64 Model Asmat Pro Tampil Memukau

Puncak acara di hari kedua menghadirkan 64 model dari Asmat Pro yang berasal dari berbagai daerah, seperti Yogyakarta, Solo, Klaten, hingga Magelang. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata pentingnya pembinaan talenta muda di dunia modeling dan industri kreatif.

Baca Juga  Mei 2026: Bulan "Pesta Teror" di Bioskop Indonesia, Dari Penyakit Ain Hingga Kutukan Badut

Para model yang terlibat mengaku bangga bisa menjadi bagian dari perhelatan besar tersebut. Selain menambah pengalaman, ajang ini juga membuka peluang untuk mengasah kepercayaan diri dan kemampuan tampil di panggung profesional.

Salah satu model, Bianca Latisha Calysta asal Muntilan, mengungkapkan kegembiraannya bisa tampil di panggung bergengsi. Menurutnya, pengalaman ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.

[irp posts=”11238″ ]

Dampak Positif bagi Pengembangan Anak

Tak hanya menjadi ajang unjuk bakat, keterlibatan anak-anak dan remaja dalam dunia modeling juga dinilai memberikan dampak positif bagi perkembangan kepribadian. Orang tua peserta melihat perubahan signifikan, mulai dari meningkatnya rasa percaya diri hingga kemampuan komunikasi.

Beberapa peserta bahkan berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dan tampil di berbagai acara televisi. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan yang terarah mampu membuka peluang lebih luas bagi generasi muda.

Komitmen Asmat Pro dalam Pembinaan Talenta

Owner Asmat Pro, Panji Anom, menyebut pihaknya telah lebih dari tiga dekade berkomitmen memberdayakan bakat anak dan remaja. Melalui program pelatihan terstruktur dan keterlibatan dalam berbagai event, Asmat Pro berupaya memberikan bekal yang bermanfaat bagi masa depan peserta.

Baca Juga  Sedulur Papat Limo Pancer, Cara Dwi Priyo Ajak Seniman Muda Pahami Filsafat Jawa

“Kami ingin mereka tidak hanya tampil, tetapi juga memiliki kemampuan dan kepercayaan diri yang bisa digunakan dalam berbagai bidang,” ujarnya.

Dengan dukungan tim besar, keikutsertaan Asmat Pro dalam Menyuluh Wastra Menoreh Jejak menjadi salah satu elemen penting yang menyukseskan acara tersebut.

“Tm kami sekitar 30 orang. Ada Eric, Tatok, Barnes Hadi, Devita, Edo, Gatra, Dilla, Zulfa, Risma, Eta, Arif, Mucho, Yogy, Anto, Anton, Tjahya, Yudha, Winda, Dian, Vika, Eja, Linda, Puji, Monita, Diah, Mosa, Agil, Meilina dan Inand,” terang Panji.

Momentum Penguatan Industri Kreatif

Perhelatan ini menegaskan bahwa industri fesyen berbasis budaya memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dengan mengangkat wastra Nusantara sebagai identitas, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas dampak, baik dari sisi budaya maupun ekonomi.

Perayaan 20 tahun Phillip Iswardono pun menjadi simbol konsistensi sekaligus harapan baru bagi masa depan industri kreatif Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News