Kabar Baik! Pertamina Turunkan Harga LPG Non-Subsidi 5,5 Kg dan 12 Kg di Seluruh Indonesia

oleh -267 Dilihat
Foto Istimewa

KILASJATENG.ID – PT Pertamina (Persero) melalui subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi untuk ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg mulai Selasa, 14 Juli 2026. Penurunan harga ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi pembaruan harga LPG non-subsidi pertama setelah Pertamina terakhir kali melakukan penyesuaian pada 18 April 2026.

Rincian Harga Baru di Pulau Jawa
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa untuk wilayah Pulau Jawa, harga Bright Gas mengalami penurunan yang cukup signifikan bagi tingkat agen.

Bright Gas 12 kg: Turun sebesar Rp8.000 per tabung, menjadi Rp220.000 dari harga sebelumnya Rp228.000.

Baca Juga  Strategi Digital DJP Berbuah Hasil, Rp1,4 Triliun Tunggakan Pajak Berhasil Dibayar

Bright Gas 5,5 kg: Turun sebesar Rp4.000 per tabung, menjadi Rp103.000 dari harga sebelumnya Rp107.000.

“Harga tersebut merupakan harga jual agen Bright Gas yang berlaku di Pulau Jawa. Adapun, harga di wilayah lain dapat berbeda sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Harga untuk Wilayah di Luar Pulau Jawa
Bagi masyarakat yang berada di luar Pulau Jawa, Pertamina menetapkan rentang harga baru yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan ketentuan wilayah masing-masing sebagai berikut:

Bright Gas 5,5 kg: Dipatok di rentang Rp107.000 hingga Rp130.000 per tabung.

Bright Gas 12 kg: Dipatok di rentang Rp222.000 hingga Rp277.000 per tabung.

Baca Juga  Dukung Kemandirian Energi, Pertamina Siap Terapkan Mandatori Biodiesel B50

Evaluasi Berkala dan Jaminan Kualitas
Kitty menuturkan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan secara berkala demi menjaga agar produk LPG non-subsidi tetap kompetitif di pasar. Evaluasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar dan tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku.

Meski mengalami penurunan harga, Pertamina memastikan bahwa aspek keselamatan dan mutu produk tidak akan berkurang sedikit pun.

“Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” pungkas Kitty. (RWJ)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News