KILASJATENG.ID- Kabupaten Boyolali menjadi tuan rumah Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kategori Pelajar se-Subosukawonosraten 2026 yang mempertemukan 14 inovator muda terbaik dari tujuh kabupaten/kota di wilayah Soloraya, Kamis 18 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana. Ajang tahunan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menampilkan berbagai inovasi di bidang teknologi, lingkungan, kesehatan hingga energi terbarukan.
Kepala Bapperida Boyolali, Khusnul Hadi, mengatakan seluruh peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing daerah yang telah melalui proses seleksi ketat.
“Harapan kami para juara tidak berhenti pada kompetisi ini saja, tetapi inovasinya dapat dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Banyak karya yang mengangkat tema energi terbarukan dan solusi lingkungan yang sangat potensial,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali menegaskan Krenova tidak sekadar mencari pemenang, tetapi juga membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu menjadi pemecah masalah di lingkungan sekitarnya.
“Semoga inovasi yang dilombakan dapat bermanfaat bagi masyarakat, mendukung kemajuan daerah, dan menjadi inspirasi lahirnya inovator-inovator baru di Soloraya,” kata Fajar.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang Krenova Kabupaten Boyolali 2026. Untuk kategori pelajar, Juara I diraih SMAN 1 Banyudono melalui inovasi BioFresh Stone, batu penyerap bau toilet berbasis biochar sekam padi dan bonggol jagung.
Sementara Juara II diraih SMAN 1 Boyolali dengan inovasi ADINDA, dan Juara III diraih SMAN 1 Cepogo melalui inovasi SI BROCLAR, kaldu tulang ikan lele untuk mengurangi limbah perikanan.
Pada akhir acara dilakukan penyerahan estafet penyelenggaraan Krenova Pelajar se-Subosukawonosraten 2027 kepada Kabupaten Sukoharjo yang akan menjadi tuan rumah tahun depan.
Ajang ini menjadi bukti bahwa inovasi pelajar di Soloraya terus berkembang dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di masyarakat, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga pemanfaatan energi alternatif. (*)


