Batalkan Kehadiran Raffi Ahmad, GSI Youth Fest 2026 Tetap Digelar

oleh -1 Dilihat
Jumpa pers GSI Youth Fest yang digelar di C&L Coffee Zigna, Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 3 November 2026. (Foto: Putri Sejatii)
Jumpa pers GSI Youth Fest yang digelar di C&L Coffee Zigna, Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 3 November 2026. (Foto: Putri Sejatii)

KILASJATENG.ID– Gerakan Solusi Indonesia (GSI) memastikan event GSI Youth Fest 2026 tetap digelar sebagaimana yang sudah dijadwalkan. Yakni pada Minggu 8 November 2026 di Stadion Indoor Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah. 

CEO sekaligus pendiri GSI, Hendry Tri Asmoro mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan tujuan dan manfaat kegiatan bagi anak muda, sekaligus merespons berbagai aspirasi dan masukan masyarakat melalui sejumlah penyesuaian dalam penyelenggaraan acara.

“Kami mengapresiasi masyarakat khususnya anak muda, yang telah memberikan perhatian, masukan, dan aspirasi terkait GSI Youth Fest. Setiap masukan tersebut menjadi bagian dari ruang dialog yang dihargai dan menjadi bahan evaluasi bagi GSI untuk memperbaiki penyelenggaraan kegiatan,” ujarnya dalam jumpa pers yang digelar di C&L Coffee Zigna, Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 3 November 2026. 

Dan atas masukan tersebut, lanjutnya, maka GSI pun melakukan penyesuaian. Salah satunya dengan membatalkan kehadiran Raffi Ahmad yang sebelumnya direncanakan menjadi salah satu pengisi acara, setelah mempertimbangkan dinamika dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

“GSI juga menghormati keputusan Ndarboy Genk dan Bayu Skak untuk tidak melanjutkan keterlibatan dalam kegiatan tersebut. Seluruh keputusan tersebut diambil dengan mengedepankan sikap saling menghormati, tanpa menyalahkan atau menghakimi pihak mana pun,” kata Hendry. 

Adapun pertimbangan mendasar mengapa GSI Youth Festival tetap digelar meski dua pengisi panggung hiburan mengundurkan diri, menurut Hendry dikarenakan acara tersebut tidak dibangun semata-mata untuk menghadirkan figur publik atau pertunjukan di atas panggung. 

Baca Juga  Veda Ega Pratama Raih Podium Kedua Moto3 Malaysia 2026, Cetak Sejarah

“Kehadiran figur publik dan hiburan hanya merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan, sementara substansi utamanya adalah menghadirkan ruang bagi anak muda untuk berkembang, mendapatkan inspirasi, menemukan kesempatan, membangun jejaring, dan mengambil peran di masyarakat,” paparnya.

Apalagi GSI Youth Fest juga menjadi puncak dari rangkaian program Gerakan Solusi Indonesia yang sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai daerah melalui kegiatan pelatihan, pengembangar kapasitas, pemberdayaan, serta berbagai aktivitas untuk mendorong peran aktif generasi muda

“Kita sudah menggelar sejumlah kegiatan sebelumnya selama satu tahun ke belakang di 16 kota/kabupaten di Jawa Tengah dan di tiap tempat menemui sekitar 200 sampai 250 orang yang menjadi anggota kita. Artinya sudah 3000 lebih anak muda yang menantikan acara ini,” ungkapnya. 

Ditambahkan Sekjen GSI, Hilmi Asshidiqi. Dari setiap kegiatan keliling 16 kota/kabupaten di Jawa Tengah selalu muncul tiga hal yang dikeluhkan peserta yang merupakan anak muda. Yakni mengenai akses pendidikan, solusi lapangan pekerjaan dan bagaimana menjadi wirausahawan atau wiraswasta. 

“Pasti enggak jauh dari tiga hal itu, kalau enggak dia akhirnya tanya tentang akses pendidikan, kalau enggak tentang pekerjaan, kalau enggak tentang wirausaha untuk bisnis. Nah ketiga ini yang kita jawab nanti dengan GSI Youth Fest,” jelasnya. 

Baca Juga  Pajak Digital 9 November 2026 Belum Pasti, Airlangga Buka Suara

Terkait acara Ketua Panitia GSI Youth Festival, Asep Abdullah Rowi mengatakan, salah satu kegiatan utama adalah Job Fair yang melibatkan 35 perusahaan dengan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan. 

Selain itu, Youth Insight Leader Forum menjadi ruang inspirasi dan pembelajaran bagi anak muda melalui dialog bersama figur inspiratif muda dari Jawa Tengah. Forum ini diharapkan dapat memperluas perspektif, berbagi pengalaman, dan mendorong anak muda untuk terus mengembangkan kapasitas diri.

“GSI Youth Fest juga akan memberikan apresiasi kepada 35 Local Heroes yang telah berkontribusi bagi masyarakat di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap berbagai inisiatif- dan gcrakan- positif-yang-tumbuh di tengah masyarakat,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan lainnya meliputi kuliner dán UMKM sebagai ruang promosi dan stan pengembangan usaha bagi pelaku usaha lokal, serta ruang ekspresi dan hiburan dengan komposisi penampilan yang telah disesuaikan.

“Melalui berbagai kegiatan ini, GSI ingin menghadirkan ruang pertemuan dan kolaborasi antara anak muda, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan,” pungkas Asep.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News