Gebyar Kemerdekaan di SRT 3 Lampung, Fatma Saifullah Motivasi Siswa Raih Cita-cita

oleh -368 Dilihat

KILASJATENG.ID – Kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Nuansa merah putih menghiasi aula sekolah dalam kegiatan Gebyar Kemerdekaan yang digelar Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan pihak sekolah bersama Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak dan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS). Acara turut dihadiri Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo, serta jajaran DWP Kemensos.

Kedatangan Fatma dan rombongan disambut meriah oleh para siswa. Anak-anak membawa bendera merah putih berukuran kecil sembari menyanyikan lagu-lagu nasional.

Kemeriahan berlanjut dengan penampilan tari tradisional Lampung dan aksi baris-berbaris yang dibawakan siswa-siswi SRT 3 Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Fatma mengingatkan para siswa bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan bangsa. Perjuangan tersebut dilakukan agar generasi penerus dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik, termasuk kesempatan mendapatkan pendidikan.

Karena itu, ia mengajak 401 siswa SRT 3 Lampung mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif, salah satunya belajar dengan sungguh-sungguh.

“Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan hal-hal yang positif. Bagi anak-anak, salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan ini dengan apa? Dengan belajar. Belajar yang sungguh-sungguh, menghargai orang lain, menjaga persahabatan,” kata Fatma di hadapan para siswa.

Baca Juga  Alasan Kesehatan, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan KPK Ditunda

Ia juga mendorong para siswa untuk terus berusaha menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki karakter yang lebih baik.

“Dan juga terus berusaha menjadi pribadi yang mandiri dan pribadi yang jauh lebih baik,” sambungnya.

Fatma menjelaskan, negara hadir melalui pembangunan Sekolah Rakyat untuk memberikan akses pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak. Program sekolah gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Jadi di Sekolah Rakyat ini anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar hidup bersama,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai fasilitas telah disediakan di Sekolah Rakyat untuk menunjang proses pembelajaran dan aktivitas siswa. Fasilitas tersebut antara lain ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga lapangan olahraga.

Selain fasilitas pendidikan, kebutuhan makanan dan gizi para siswa juga menjadi perhatian untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Fatma pun kembali berpesan agar seluruh siswa rajin belajar dan memanfaatkan kesempatan memperoleh pendidikan sebaik mungkin.

“Pesannya pokoknya anak-anak harus rajin belajar. Isinya cuma belajar, belajar, belajar. Dan mencari ilmu di sini dengan baik. Supaya menjadi anak yang sukses,” tegasnya.

Ia juga meminta para siswa tidak takut memiliki cita-cita tinggi. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih kesuksesan selama mau belajar dan berusaha.

“Karena setiap anak itu memiliki kesempatan untuk menjadi hebat. Dan yang terpenting adalah mau belajar, mau berusaha. Tidak mudah menyerah, dan selalu menjaga sikap serta akhlak yang baik,” ujarnya.

Baca Juga  Warga Boyolali Ubah Sampah Jadi Hiasan Kemerdekaan, Titip Harapan untuk Indonesia: Bebas Korupsi dan Harga Stabil

Tak hanya kepada siswa, Fatma juga memberikan apresiasi kepada para guru, wali asuh, wali asrama, serta seluruh tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat.

Menurutnya, mereka memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan sekaligus membangun karakter peserta didik.

“Anak-anak bukan hanya tentang memberikan pendidikan, tetapi juga tentang membangun lingkungan yang aman dan nyaman. Dan kita harus memberikan dukungan agar anak-anak kita dapat menjadi pribadi yang percaya diri dan memberikan harapan terhadap masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, Gebyar Kemerdekaan di SRT 3 Lampung juga diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan para siswa. Di antaranya lomba makan kerupuk, joget balon, dan estafet kelereng.

Fatma bersama rombongan DWP Kemensos turut memberikan hadiah kepada sejumlah siswa yang berhasil menjawab pertanyaan seputar HUT Kemerdekaan RI.

Siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos MK Agung Suhartoyo, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, serta Kepala SRT 3 Lampung Asis Prasetyo. (SZL)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News