KILASJATENG.ID – Kota Semarang resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar Musyawarah Nasional ke-2 (Munas-2) Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) yang berlangsung pada 14–16 Juli 2026 di Paragon PO Hotel Semarang. Acara berskala nasional ini dihadiri oleh ratusan delegasi ahli pengkaji teknis dari seluruh penjuru tanah air.
Ketua Umum PAPTI Nasional, Ir. Ar. Gatut Prasetyo, MBA, IAI, IPU, menyampaikan bahwa Munas-2 ini merupakan agenda konstitusi organisasi yang wajib dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Agenda utama munas meliputi penyusunan program kerja profesi untuk tiga tahun ke depan—seperti pelatihan, peningkatan kapasitas profesi, workshop, serta penguatan komunikasi dengan pemangku kebijakan dan pemilik proyek. Selain itu, munas juga mengagendakan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta pemilihan Ketua Umum baru.
Saat ini, PAPTI telah menaungi hampir 500 ahli pengkaji teknis yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia. Mayoritas anggota bergerak aktif sebagai konsultan pengkaji teknis bangunan gedung dan perumahan, khususnya dalam menyiapkan dokumen permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) maupun peninjauan persetujuan bangunan gedung (PBG).
Kupas Tuntas SLF Lewat Talkshow Interaktif
Rangkaian kegiatan Munas-2 diawali pada Selasa (14/7/2026) siang hingga sore hari dengan menggelar Talkshow bertajuk “SLF dalam Perspektif Hukum, dan Peluang Profesi Pengkaji Teknis ke Depan”.
Acara diskusi ini digelar secara hibrida. Sebanyak 70 peserta hadir secara langsung (offline) di lokasi acara, yang terdiri dari anggota PAPTI, perwakilan dinas pemerintah kabupaten/kota, asosiasi profesi, serta akademisi. Sementara itu, lebih dari 100 peserta dari luar Pulau Jawa—seperti Batam, Kalimantan, hingga Papua—turut berpartisipasi aktif melalui ruang virtual (online).
Welcome Dinner dan Apresiasi bagi Pemerintah Daerah
Pada malam harinya, suasana keakraban menyelimuti ruang jamuan makan malam (Welcome Dinner) yang dihadiri langsung oleh Walikota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti. Dalam sambutannya, Walikota Semarang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi PAPTI se-Indonesia di Kota Atlas, kota yang dikenal kaya akan nilai sejarah bangunan kuno serta keanekaragaman kulinernya.
Momen puncak pada malam tersebut ditandai dengan penganugerahan PAPTI Award 2026. Ini merupakan bentuk penghargaan perdana yang diinisiasi oleh organisasi kemasyarakatan nirlaba untuk mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam pelayanan penerbitan SLF.
Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan PAPTI Award 2026:
Kategori Penghargaan Penerima Penghargaan Diserahkan Oleh
___________________ _____________________ _______________
Penerbit SLF Terbanyak Kota Singkawang, Walikota Semarang
Kalimantan Barat didampingi Ketua Umum PAPTI
___________________ _____________________ _________________________
Penerbit SLF Tercepat Kabupatan Jember, Perwakilan Lembaga Pengembangan
Jawa Timur Jasa Konstruksi (LPJK)
____________________ ______________________ _____________________________
Penerbitan SLF Terbaik Kota Semarang, Perwakilan Kementerian Pekerjaan
Terhandal Jawa Tengah Umum (PU)
____________________ ______________________ ______________________________
Penerbitan SLF Terbaik Kota Tangerang, Banten Ketua Umum PAPTI Nasional
Ketua Umum PAPTI Nasional, Gatut Prasetyo, menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini bertujuan memotivasi pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia agar terus meningkatkan efisiensi dan keseriusan dalam pelayanan SLF.
“Harapannya, ke depan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam permohonan SLF, dapat meningkat lebih baik lagi. Sekaligus, momentum ini mampu mempererat jalinan komunikasi dan sinergi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dengan organisasi PAPTI beserta seluruh anggotanya,” pungkas Gatut.
Munas-2 PAPTI ini direncanakan akan dibuka secara resmi pada Rabu pagi, 15 Juli 2026, oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Ir. Dody Hanggodo, MPE. (XVL)
