KILASJATENG.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah secara serentak, Rabu (14/1/2026). Peresmian dipusatkan di Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi juga menjadi upaya memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
“Peresmian jembatan ini tidak hanya menghubungkan secara fisik warga dua desa, tetapi juga menghubungkan ikatan batin antara Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolda Jateng.
Dalam laporannya di hadapan Kapolri, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan bahwa Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Klaten dibangun dalam waktu dua minggu. Proses pembangunan melibatkan tenaga teknis sipil guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi.
Jembatan tersebut memiliki panjang 15 meter dan lebar 4 meter, serta mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga 4–5 ton. Pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp400 juta yang bersumber dari dana swadaya masyarakat serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk desa.
Keberadaan jembatan ini kini menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan dengan melintasi Sungai Dengkeng. Sebelumnya, di lokasi tersebut pernah berdiri jembatan swadaya masyarakat yang dibangun pada 1981.
Namun, jembatan lama roboh akibat banjir besar pada 2021. Selama hampir lima tahun, warga terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk 371 siswa dari empat sekolah yang harus memutar saat berangkat ke sekolah.
Kapolda Jateng juga melaporkan perkembangan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayahnya. Dari total 63 jembatan yang direncanakan, sebanyak 15 jembatan saat ini masih dalam tahap pembangunan, empat jembatan akan segera dikerjakan, serta 15 titik lainnya masih dalam tahap survei dan perencanaan.
Usai peresmian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai Polda Jawa Tengah bergerak cepat dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian negara terhadap keselamatan anak-anak dan masyarakat desa,” ujar Kapolri.
Kapolri menambahkan, secara nasional hingga saat ini telah terbangun 171 Jembatan Merah Putih Presisi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pembangunan terbanyak, yakni sebanyak 63 Jembatan Merah Putih Presisi.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan jembatan. Menurutnya, interaksi tersebut penting untuk memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat. (MXA)


