Awal 2026, 600 Pengemudi Ojol di Sukoharjo Terima Paket Sembako Gratis

oleh -2 Dilihat
Pengusaha Restoran Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo (kanan) membagikan paket sembako kepada pengemudi ojol di halaman Gudang Bulog, Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat 2 Januari 2026. (Foto: dok Red)
Pengusaha Restoran Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo (kanan) membagikan paket sembako kepada pengemudi ojol di halaman Gudang Bulog, Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat 2 Januari 2026. (Foto: dok Red)

KILASJATENG.ID – Sebanyak 600 pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menerima paket sembako gratis pada awal tahun 2026. Bantuan tersebut diberikan oleh pengusaha Resto Wong Solo, Puspo Wardoyo, melalui Perum Bulog, dengan dukungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Pembagian sembako berlangsung di Gudang Bulog Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jumat petang. Para pengemudi ojol tampak mengantre tertib untuk menerima paket bantuan yang berisi beras, gula, tepung terigu, dan minyak goreng.

Puspo Wardoyo menebus 600 paket sembako tersebut melalui Bulog dengan harga subsidi sebagai bentuk kepedulian kepada pengemudi ojol yang terdampak kenaikan harga pangan. Menurutnya, pengemudi ojol merupakan kelompok pekerja yang perlu mendapat perhatian lebih.

Baca Juga  Kemenko Pangan Kirim 10 Ribu Paket Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir di Sumatera dan Aceh

“Pengemudi ojol ini sangat berjasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok, kami ingin sedikit meringankan beban mereka,” ujar Puspo Wardoyo.

Salah seorang pengemudi ojol, Nila, mengaku sangat terbantu dengan adanya paket sembako gratis tersebut. Ia mengatakan bantuan beras dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dalam beberapa hari ke depan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Berasnya bisa untuk kebutuhan keluarga sampai sekitar seminggu, jadi pengeluaran bisa ditekan,” kata Nila.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembagian sembako tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pasar murah bagi masyarakat saat harga pangan, terutama beras, mengalami kenaikan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah. Melalui Bulog, pangan disediakan dengan harga subsidi, lalu dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami mengapresiasi peran pengusaha yang ikut terlibat,” ujar Zulkifli Hasan.

Baca Juga  Mendes PDT Yandri Susanto Tinjau Perternakan Ayam Berteknologi AI di Boyolali

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha terus diperkuat untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.
“Kami berharap semakin banyak pengusaha yang berbagi dan terlibat langsung membantu masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan,” tambahnya.

Sebanyak 600 paket sembako tersebut habis dibagikan dalam waktu kurang dari 30 menit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pengemudi ojek online di tengah tekanan kenaikan harga pangan, khususnya beras.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News