Bawaslu Sragen Tanam Pohon Manggis sebagai Simbol Integritas

oleh -417 Dilihat

Kilasjateng.id – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap integritas dan transparansi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sragen bersama jajaran Forkopimda menanam pohon manggis di halaman kantor Bawaslu. Langkah ini dilakukan sebagai simbol pengingat bagi seluruh jajaran komisioner dan kesekretariatan untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budi Prasetyo, S.Fil., M.H., menjelaskan filosofi mendalam di balik pemilihan pohon manggis sebagai pohon integritas. “Pohon manggis melambangkan keharmonisan dan kepekaan. Buahnya yang berbuah setiap tahun mencerminkan kontinuitas, pohonnya yang besar memberikan keteduhan, dan kulitnya yang tebal melambangkan perlindungan,” jelas Dwi Budi.

Menurutnya, nilai-nilai yang diwakili oleh pohon manggis relevan dengan tugas Bawaslu sebagai penjaga demokrasi dan keadilan pemilu. “Pohon ini juga menjadi simbol manfaat bagi generasi mendatang, sekaligus pengingat bagi seluruh komisioner dan staf untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas mengawasi pemilu maupun pemilihan,” tambahnya.

Baca Juga  Komisi X DPR apresiasi capaian ekonomi Indonesia di tengah tantangan

Acara penanaman pohon ini turut dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sragen. Hal ini menunjukkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak dalam memperkuat komitmen integritas di lingkungan Bawaslu.

Dengan adanya pohon manggis ini, Bawaslu Sragen berharap simbol tersebut dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keadilan pemilu dan membangun demokrasi yang kokoh. Pohon ini diharapkan menjadi warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus tumbuh dan terjaga. (PAN)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News