Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya 3-2

oleh -1 Dilihat
Kendal Tornado FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-2 dalam laga Grup G ILeague Cup yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 3 November 2026. (Foto: MO Kendal Tornado FC)
Kendal Tornado FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-2 dalam laga Grup G ILeague Cup yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 3 November 2026. (Foto: MO Kendal Tornado FC)

KILASJATENG.ID– Kendal Tornado FC berhasil mengalahkan tim Liga 1, Persebaya Surabaya dengan skor 3-2 dalam laga Grup G ILeague Cup yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 3 November 2026. 

Laga yang dipimpin wasit Candra tersebut berlangsung sengit sejak peluit tanda pertandingan ditiup. Pada babak pertama, Kendal Tornado FC mencoba mengambil inisiatif serangan dengan memanfaatkan sektor sayap. Namun, upaya tuan rumah belum mampu menembus pertahanan Persebaya yang tampil cukup disiplin. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan sampai babak pertama berakhir.

Babak kedua, Kendal Tornado FC tampil lebih agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-58. Akbar Firmansyah, menjadi pencetak gol pertama tuan rumah. Melalui sontekannya, ia sukses menjebol gawang Bajul Ijo sekaligus membawa Kendal Tornado FC unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan tekanan. Hasilnya terlihat pada menit ke-70 ketika Ramadhan Sananta berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Sananta melepaskan sundulan yang gagal diantisipasi penjaga gawang Kendal Tornado FC.

Momentum kemudian beralih ke kubu tim tamu. Persebaya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-78 melalui Toni Firmansyah. Gol tersebut berawal dari tendangan bebas Francisco Rivera di dekat sisi kanan kotak penalti. Bola yang mengarah ke tengah kotak penalti disambut Toni Firmansyah dengan sepakan yang tak mampu dibendung kiper tuan rumah.

Baca Juga  Gagal Geser Deltras Sidoarjo FC, Kendal Tornado FC Tetap Bidik Promosi Liga 1

Tertinggal 1-2, Kendal Tornado FC tidak menyerah. Tuan rumah terus menekan hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-86. Dimas Sukarno menjadi penyelamat sementara bagi Kendal Tornado FC setelah sukses mencetak gol yang mengubah skor menjadi 2-2.

Saat pertandingan diperkirakan akan berakhir imbang, drama justru terjadi pada menit ke-90. Patrick Cruz muncul sebagai pahlawan kemenangan Kendal Tornado FC. Berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Persebaya, ia menuntaskan peluang dengan gol yang membawa tuan rumah unggul 3-2 hingga laga bubar.

Atas hasil tersebut pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes memuji kerja keras tak pernah lelah skuadnya yang berhasil membalikkan situasi, meski sempat tertinggal di pertengahan babak kedua.

“Pemain-pemain saya yang layak untuk mendapatkan kemenangan ini karena mereka bekerja keras di pertandingan tadi. Kita tahu Persebaya ini bukan tim sembarangan, tapi saya lihat anak-anak punya kemauan, punya tekad, punya kekompakan yang luar biasa untuk bisa membalikkan keadaan setelah kita tadi ketinggalan,” kata dia usai pertandingan.

Stefan menegaskan kekuatan Kendal Tornado FC adalah pada kekompakan dan keberanian. “Itu yang selalu saya bilang ke pemain bahwa ya sepak bola ini 11 lawan 11, bukan satu lawan satu. Jadi satu sama lain harus saling support. Mereka punya visi, punya semangat, punya tanggung jawab yang sama, itu yang selalu kami tekankan,” jelas dia.

Baca Juga  Prediksi Kendal Tornado FC vs Deltras FC: Duel Sengit Berebut Puncak Klasemen Liga 2

Sementara gelandang Rival Lastori bersyukur dengan raihan poin penuh atas Persebaya. Dirinya juga berterima kasih kepada Stefan Keeltjes yang memberikan kesempatan bermain sejak awal laga.

“Semua pemain bekerja keras hari ini dan kita mendapatkan kemenangan,” tegasnya. 

Di sisi lain, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengucapkan selamat kepada Kendal Tornado FC yang meraih kemenangan. Terkait jalannya laga, Bernardo mengatakan babak pertama Persebaya Surabaya memang banyak megang bola tapi tidak banyak peluang. 

Dan di babak kedua sejatinya ada banyak peluang, salah satunya dari Sananta dan Toni yang berbuah menjadi gol. Namun karena ada kesalahan passing di transisi sehingga kembali kebobolan. 

“Kita sempat tertinggal kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Toni dan Sananta tapi karena terjadi kesalahan di defensive transisi akhirnya kita kalah, Kendal Tornado menang, ya, mereka mencetak banyak gol dari kita. Sepak bola itu siapa yang menang, siapa yang mencetak gol. Meski demikian saya happy dengan attitude para pemain saya, ini menjadi tanggung jawab pelatih,” ujarnya.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News