KILASJATENG.ID– Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Jebres masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Masjid Roudhotul Jannah, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa 23 Juni 2026 malam.
Pelantikan sendiri dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Solo, H. Muhammad Zain.
Dalam sambutannya, Ketua PC LDII Jebres, Muhamad Agus Romdhoni mengatakan siap memberikan yang terbaik untuk memenuhi amanah yang diterimanya.
“Saya akan berusaha untuk mengemban amanah ini dengan seluruh kemampuan saya. Sehingga dapat melaksanakan dan menjalankan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia memaparkan, saat ini PC LDII Kecamatan Jebres membina sebanyak tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC), yakni PAC LDII Kelurahan Pucang sawit, PAC LDII Kelurahan Jebres dan PAC LDII Kelurahan Mojosongo.
“Untuk lima tahun kedepan program kerja utama PC LDII Kecamatan Jebres akan berfokus pada penerapan dan pengamalan 29 karakter luhur, terutama bagi generasi muda. Karena karakter tersebut menjadi pondasi penting untuk membentuk generasi yang religius sekaligus profesional,” paparnya.
Selain itu, pihaknya juga siap meneruskan peran PC LDII Kecamatan Jebres yang selama ini telah berkomitmen penuh menjadi bagian integral dari kemajuan Kecamatan Jebres. Baik dalam hal prinsip keagamaan yang toleran dan semangat kebangsaat yang kuat dalam kerukunan umat.
“Selama ini LDII Kecamatan Jebres aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), LP2A, Dewan Masjid Indonesia (DMI), hingga TNI dan unsur pemerintahan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kami selalu mengedepankan gotong royong dan toleransi. Dalam berbagai kegiatan, termasuk program TMMD bersama TNI, kami ingin menunjukkan bahwa LDII hadir bukan hanya dalam dakwah, tapi juga dalam pembangunan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Solo, H. Muhammad Zain memberikan empat pesan yang harus dijalankan PC LDII Kecamatan Jebres yang baru dilantik. Salah satunya optimalisasi sinergi dengan jajaran Forkopimda Kecamatan Jebres.
“Kami berharap pengurus baru di Kecamatan Jebres terus menggalakkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder maupun instansi terkait. LDII harus terus menyuarakan toleransi, kebersamaan, dan kerukunan, baik antarumat beragama maupun sesama umat beragama,” ujarnya.
Menurut Zain, LDII juga ikut berkontribusi dalam upaya mengembalikan Solo ke jajaran kota paling toleran di Indonesia. Salah satunya melalui sinergi bersama FKUB dan pemerintah kota dalam mengampanyekan moderasi beragama hingga tingkat kelurahan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Mas Wali Kota. FKUB juga terus bergerak ke 54 kelurahan untuk menyuarakan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan. LDII mendukung penuh gerakan ini dari sisi organisasi dan pembinaan umat,” katanya.
Tugas kedua, lanjutnya, meneruskan pembinaan yang selama ini dilakukan LDII Kota Solo, mulai dari usia dini hingga tingkat lanjut. Apalagi posisi Kecamatan Jebres berada di kawasan pendidikan yang memiliki potensi besar dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Jebres ini kecamatan pendidikan. Banyak kampus dan lembaga pendidikan di sini. Karena itu pondok pesantren mahasiswa yang kami bangun di Pucangsawit diharapkan bisa memberi pengaruh positif bagi mahasiswa dan generasi muda agar menjadi pribadi yang profesional religius, cinta tanah air, dan taat beribadah,” tandasnya.
“Saya berharap melalui kepengurusan baru ini, LDII Jebres diharapkan semakin aktif berperan dalam penguatan nilai toleransi, pendidikan karakter, serta mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing,” imbuh Zain.*


