Krakatau Steel Kirim 83 Ribu Ton Pipa Baja untuk Proyek Gas Dumai–Sei Mangkei

oleh -300 Dilihat
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman (Dua dari kanan) saat diwawancarai awak media di Kantor PT Krakatau Steel di Cilegon Banten. (Foto: Humas PT Krakatau Steel)

KILASJATENG.ID – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk secara resmi memulai pengiriman pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengintegrasikan jaringan gas bumi di seluruh wilayah Sumatra hingga Jawa.

Dukungan Penuh Ketahanan Energi Nasional
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa Krakatau Steel memasok sebanyak 83.000 ton pipa baja untuk proyek ini. Pipa-pipa tersebut diproduksi dengan standar internasional API 5L X52 PSL 2, yang dirancang khusus untuk menahan tekanan tinggi ekstrem selama operasional.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Krakatau Steel Group bersama konsorsium dalam menjaga proyek tetap sesuai jadwal. Rencananya, kita akan melakukan first welding (pengelasan pertama) pada pertengahan Maret mendatang,” ujar Laode saat meninjau lokasi di Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp50 Ribu, Kini Rp2,954 Juta per Gram

Integrasi Infrastruktur Gas Sepanjang 541 KM
Proyek pipa transmisi sepanjang 541 kilometer ini merupakan infrastruktur vital. Jika proyek Dusem rampung, Krakatau Steel tercatat telah berkontribusi dalam membangun hampir 900 kilometer jaringan pipa gas nasional.

“Infrastruktur ini akan mengintegrasikan jaringan transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa. Ini adalah bagian krusial dari membangun kedaulatan energi kita,” tegas Laode.

Komitmen TKDN dan Visi Asta Cita
Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, memastikan bahwa pengiriman pipa akan dilakukan tepat waktu. Ia juga menyoroti aspek kemandirian industri, di mana proyek ini memiliki estimasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 60%.

Baca Juga  PGN Perkuat SDM sebagai Aset Strategis Hadapi Target Bisnis 2026

Penggunaan produk lokal ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pada:

1. Kedaulatan Energi: Memastikan pasokan energi dalam negeri stabil.

2. Hilirisasi Industri: Meningkatkan nilai tambah komoditas nasional.

3. Produk Dalam Negeri: Memperkuat ekosistem industri baja domestik.

Target Operasional 2027
Proyek Pipanisasi Dusem merupakan kelanjutan dari jaringan pipa gas bumi Duri–Belawan dan ditargetkan rampung pada tahun 2027. Nantinya, pipa ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman menuju Jawa untuk mendukung transisi energi yang lebih bersih dan meningkatkan efisiensi energi nasional. (UET)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News