KILASJATENG.ID– Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik. Pada Senin (26/01/2026), UMBY menerima kunjungan implementasi kerja sama dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Lumajang di Kampus 1 UMBY.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut konkret dari kerja sama kelembagaan yang telah dibangun antarperguruan tinggi, khususnya dalam penguatan Tridarma Perguruan Tinggi dan pengembangan keilmuan mahasiswa yang diwujudkan melalui kegiatan Kuliah Kerja Lapang (KKL) dan Studi Visit bertajuk “Eksplorasi Kampus Berdampak”.
Fokus kunjungan diarahkan pada dua fakultas utama, yakni Program Studi Manajemen (Fakultas Ekonomi) serta Program Studi Pendidikan Matematika (FKIP). Sebagai bentuk legalitas kolaborasi, dilakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA) oleh para pimpinan program studi kedua belah pihak.
Penandatanganan pertama dilakukan antara Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMBY yang diwakili oleh Kaprodi Nafida Hetty Marhaeni, M.Pd., dan Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Lumajang yang diwakili oleh Wakil Ketua 1, Bapak Dr. Lukman Jakfar Shodiq, M.Pd.
Penandatanganan berikutnya dilakukan antara Kaprodi Manajemen Fakultas Ekonomi UMBY, Rina Dwiarti, SE., M.Si., dan Kaprodi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Lumajang, Gati Ayu Likasari, M.Pd.
Sebanyak 153 mahasiswa dan 5 dosen pendamping dari STKIP PGRI Lumajang mengikuti rangkaian pemaparan materi intensif.
Materi pertama membahas Financial Management yang disampaikan oleh Dr. Busthanul Arifin, M.M., dosen Program Studi Manajemen UMBY. Dalam pemaparannya, Dr. Busthanul menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, akuntabel, dan berkelanjutan, baik dalam konteks organisasi, usaha rintisan, maupun pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa. Peserta dibekali pemahaman mengenai perencanaan anggaran, pengendalian arus kas, pengambilan keputusan keuangan berbasis data, serta strategi meminimalkan risiko finansial sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.
Materi kedua terkait Literasi dan Edukasi Keuangan disampaikan oleh Gita Ayu Likasari, M.Pd., dosen Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Lumajang. Materi ini menyoroti pentingnya literasi keuangan sebagai kompetensi dasar generasi muda dalam menghadapi dinamika ekonomi modern, khususnya dalam pengelolaan pendapatan, konsumsi bijak, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab.
Sementara itu, materi ketiga mengangkat tema “Kampus Berdampak: Merevolusi Peran Perguruan Tinggi dalam Pemecahan Masalah Nyata” yang disampaikan oleh Nanang Khuzaini, S.Pd.Si., M.Pd., dosen Pendidikan Matematika UMBY. Dalam sesi ini, Nanang menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial. Mahasiswa didorong untuk mampu mengintegrasikan keilmuan yang dimiliki dengan kebutuhan masyarakat melalui kegiatan Tridarma
Perguruan Tinggi, seperti pengabdian berbasis riset, inovasi pembelajaran, serta program pemberdayaan masyarakat yang solutif dan berkelanjutan. “Konsep kampus berdampak ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” terangnya.
Ketiga materi tersebut memberikan sudut pandang komprehensif bagi mahasiswa, mulai dari penguatan kemampuan pengelolaan keuangan, pemahaman ekonomi yang aplikatif, hingga pengembangan peran strategis mahasiswa dan perguruan tinggi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta. Amila Eka Purnama, mahasiswa Pendidikan Matematika, mengaku terkesan dengan atmosfer akademik di Yogyakarta. Sementara itu, Andre Fernanda dari Pendidikan Ekonomi menyebut materi manajemen keuangan sangat menginspirasi rancangan karier masa depannya.
Dosen pendamping dari Lumajang, Naily Rizqi Amaliyah, M.Pd., menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan ruang belajar yang lengkap, memadukan teori dengan praktik tata kelola kampus yang berorientasi dampak.
Melalui kolaborasi ini, baik UMBY maupun STKIP PGRI Lumajang optimistis terhadap keberlanjutan kerja sama strategis, tidak hanya sebatas kunjungan, tetapi juga sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi simbol penguatan jejaring pendidikan tinggi di Indonesia dalam menghadapi tantangan era transformasi dan kompetisi global.


