KILASJATENG.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu siang (17/1/2026), mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat puluhan pohon tumbang serta ratusan rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, merinci dampak cuaca ekstrem tersebut meliputi 47 pohon tumbang, 135 rumah rusak ringan, serta dua rumah rusak berat. Selain itu, sembilan jaringan listrik dilaporkan rusak dan sejumlah kendaraan roda empat turut terdampak.
“Total kerugian ditaksir mencapai Rp261.900.000,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (18/1/2026).
Menurut Bambang, wilayah yang terdampak paling parah berada di Kapanewon Cangkringan, Pakem, Ngaglik, dan Turi. Meski menimbulkan kerusakan cukup signifikan, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
BPBD Sleman telah melakukan asesmen di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan darurat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemotongan dan pembersihan pohon tumbang yang mengganggu akses dan membahayakan warga.
“Sudah dilakukan pemotongan pohon di sejumlah titik,” ucapnya.
Dalam penanganan bencana ini, BPBD Sleman melibatkan berbagai unsur, di antaranya Sar Satlinmas Rescue Istimewa Kaliurang, personel Pengamanan dan Penyelamatan Polda DIY, Kelompok Siaga Bencana Umbulharjo, PLN, serta warga masyarakat setempat.
Bambang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas rendah hingga sedang diperkirakan masih akan terjadi hingga sekitar satu bulan ke depan. (OYW)
