Perluas Ekspansi FMCG, Grup Djarum Akuisisi Teh Sariwangi Senilai Rp1,5 Triliun

oleh -296 Dilihat
Foto Istimewa

KILASJATENG.ID – Lanskap industri barang konsumen (Fast-Moving Consumer Goods/FMCG) di Indonesia kembali diwarnai aksi korporasi besar. Konglomerasi Grup Djarum, melalui unit usahanya PT Savoria Kreasi Rasa, secara resmi mengakuisisi merek teh legendaris Sariwangi dari PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Kesepakatan strategis ini telah dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis (Business Transfer Agreement/BTA) pada Selasa (6/1/2026). Langkah ini menandai keseriusan Grup Djarum dalam mendiversifikasi portofolio bisnisnya di luar sektor tembakau.

Detail Transaksi dan Valuasi
Berdasarkan Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/1/2026), nilai transaksi akuisisi ini disepakati sebesar Rp1,5 triliun (di luar pajak). Angka tersebut dinilai wajar setelah melalui penilaian independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan yang menaksir nilai pasar Sariwangi di angka Rp1,48 triliun.

Baca Juga  PMK 89/2025 Resmi Berlaku, Pengawasan Cukai Minuman Alkohol Diperketat

Secara finansial, nilai transaksi ini cukup signifikan bagi Unilever, yakni setara dengan sekitar 45% dari total ekuitas perusahaan per September 2025.

Alasan Strategis Pelepasan Aset
Pihak manajemen Unilever Indonesia menjelaskan bahwa penjualan ini bertujuan untuk mengoptimalkan nilai investasi bagi para pemegang saham. Dengan melepas bisnis teh, Unilever bermaksud untuk lebih fokus pada bisnis inti mereka demi pertumbuhan jangka panjang.

Berdasarkan data audit per 30 September 2025, kontribusi bisnis Sariwangi terhadap kinerja Unilever adalah sebagai berikut:

1. Aset: Menyumbang 2,5% dari total aset perusahaan.

2. Pendapatan: Berkontribusi 2,7% terhadap total pendapatan usaha.

3. Laba Bersih: Menyumbang 3,1% terhadap laba bersih perseroan.

Baca Juga  Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Januari 2026 Stabil

Unilever menegaskan bahwa transaksi ini tidak memberikan dampak material yang mengganggu kegiatan operasional maupun aspek hukum perusahaan.

Jadwal Penyelesaian Transaksi
Proses pengalihan aset dan penyelesaian transaksi ditargetkan rampung pada 2 Maret 2026, atau sesuai dengan kesepakatan tertulis kedua belah pihak. Pada tanggal tersebut, agenda utama adalah penandatanganan berita acara serah terima aset terkait bisnis Sariwangi.

Akuisisi ini menjadi sinyal kuat bahwa PT Savoria Kreasi Rasa di bawah naungan Grup Djarum siap memperkuat posisinya di pasar minuman kemasan nasional, sekaligus menjaga keberlangsungan merek Sariwangi sebagai pionir teh celup di Indonesia. (QIX)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News