KILASJATENG.ID – Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, memberikan apresiasi tinggi atas performa impresif pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (Ana/Trias) di ajang Malaysia Open 2026. Pasangan muda ini dinilai menunjukkan kemajuan pesat setelah berhasil menumbangkan wakil andalan tuan rumah.
Pecah Telur Atas Pearly/Thinaah
Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan Ana/Trias mengalahkan unggulan kedua sekaligus peraih medali emas SEA Games 2025, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Kemenangan ini terasa spesial karena diraih di hadapan publik Malaysia dalam laga dramatis dua gim langsung, 26-24 dan 21-17.
Sebelum laga ini, Ana/Trias memiliki rekor pertemuan buruk dengan skor 0-3 melawan pasangan Malaysia tersebut.
“Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026 sudah cukup baik, mengalahkan Pearly/Thinaah di rumah mereka. Ini merupakan pencapaian yang bagus karena tidak mudah,” ujar Karel Mainaky dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/1/2026).
Naik Level di Jajaran Elit
Karel menambahkan bahwa Ana/Trias kini telah membuktikan kapasitasnya berada di jajaran elit dunia. Selain mengalahkan Pearly/Thinaah, mereka juga sempat merepotkan unggulan kuat asal Korea Selatan, Lee So Hee/Baek Ha Na, di babak perempat final.
Meski akhirnya kalah melalui rubber game (21-13, 19-21, 13-21), Ana/Trias menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi. Namun, Karel mencatat satu poin penting untuk dievaluasi.
“Secara performa terus berkembang. Tapi secara tidak sadar mereka belum yakin kalau mereka itu bisa,” tambah Karel.
Janji Peningkatan di Turnamen Berikutnya
Febriana (Ana) mengaku cukup puas dengan performa pembuka mereka di tahun 2026 ini. Kendati demikian, ia menegaskan tidak ingin cepat puas dan berjanji akan terus membenahi kekurangan.
“Di turnamen pertama 2026 ini dibuka dengan cukup baik, kami ada peningkatan tapi masih banyak yang harus diperbaiki. Latihan lagi apa yang masih kurang,” kata Ana.
Rekapitulasi Wakil Indonesia
Meski ganda putri menunjukkan performa positif, Indonesia dipastikan gagal membawa pulang gelar juara dari Malaysia Open 2026. Dua wakil terakhir di babak semifinal harus terhenti langkahnya:
1. Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dengan skor 21-23, 18-21.
2. Tunggal Putra: Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Kini, tim bulu tangkis Indonesia akan fokus melakukan evaluasi menjelang turnamen-turnamen berikutnya di kalender BWF 2026. (BNS)
