Laga Kandang Perdana, Kendal Tornado FC Ditahan Imbang Barito Putera 2-2

oleh -1 Dilihat
Laga kandang perdana tim Kendal Tornado FC ditahan imbang Barito Putra 2-2 dalam pertandingan lanjutan Pegadaian Championship musim 2026/2027 yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu 26 September 2026. (Foto: dok MO Kendal Tornado FC)
Laga kandang perdana tim Kendal Tornado FC ditahan imbang Barito Putra 2-2 dalam pertandingan lanjutan Pegadaian Championship musim 2026/2027 yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu 26 September 2026. (Foto: dok MO Kendal Tornado FC)

KILASJATENG.ID– Laga kandang perdana tim Kendal Tornado FC ditahan imbang Barito Putra 2-2 dalam pertandingan lanjutan Pegadaian Championship musim  2026/2027 yang digelar di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu 26 September 2026. 

Awalnya Kendal Tornado FC unggul dua gol lebih dulu lewat Ibnu Hajar (39’) dan Patrick Cruz (59’). Namun Barito Putra berhasil mengejar ketertinggalan melalui gol yang dicetak Murilo Mendes (76’) dan Korneles Howay (89’).

Terkait hasil tersebut pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mengaku kecewa lantaran kesempatan untuk meraih kemenangan lawan Barito Putra pupus di depan mata. Dari sejarah pertemuan keduanya selama musim lalu, tim berjuluk Badai Pantura tersebut memang belum pernah mencatatkan kemenangan atas tim dari Banjarmasin itu. 

“Tentu kecewa karena kita sudah unggul 2-0. Kita juga mendominasi pertandingan dan banyak peluang yang seharusnya bisa membuat gol lebih dari dua. Tapi karena kita sedikit meremehkan, akhirnya kebobolan dua gol,” ujarnya dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Soal banyaknya peluang yang terbuang, Stefan menyebut timnya sejatinya telah melakukan persiapan untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir. Dalam masa persiapan, tim menjalani lima kali latihan yang salah satunya difokuskan pada skema mencetak gol.

Baca Juga  Pebalap Cilik Bogor Sapu Bersih di Boyolali, Bidik Tiket ke Valencia

Menurutnya, dua gol yang berhasil dicetak timnya juga berasal dari skema permainan yang telah dipersiapkan.

“Selama persiapan sebelum Lebaran, kita punya lima kali latihan. Kita drilling soal scoring dan situasinya sama. Gol pertama tadi merupakan gol skema,” jelasnya.

Menurut Stefan sejatinya anak asuhnya memiliki sejumlah peluang untuk menambah keunggulan, tetapi kurangnya konsentrasi membuat lawan mampu memanfaatkan celah yang ada. Karena itu, ia berharap pertandingan lawan Barito Putera tersebut bisa menjadi pelajaran bagi para pemain untuk tidak bermain-main meski sudah unggul. Apalagi dengan tim yang memiliki pengalaman dan kualitas. 

“Pemain tidak boleh menganggap pertandingan telah selesai sebelum peluit akhir dibunyikan. Terlebih, menghadapi tim-tim yang memiliki pengalaman dan kualitas, setiap peluang harus dimanfaatkan secara maksimal. Ini tentunya pelajaran buat kami. Kita tidak bisa main-main. Selama waktu belum habis, harus konsentrasi penuh,” tandasnya.

Baca Juga  60 Pebalap Cilik Rebut Tiket ke Valencia di Kejurnas FIM MiniGP Boyolali

Di sisi lain, ia meminta hasil laga ini tidak membuat mental pemain menurun melainkan menjadi bahan introspeksi untuk memperbaiki penampilan selanjutnya. Apalagi setelah ini Kendal Tornado FC bakal kembali melakoni laga away melawan Persis Solo pekan depan. 

“Kompetisi masih panjang. Ini yang harus kita jaga, motivasi anak-anak supaya tidak terpengaruh dengan hasil ini,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Barito Putera, Hendri Susilo mengaku bersyukur anak asuhnya bisa memperoleh satu poin. Sebab sejak awal ia memang menargetkan dalam laga melawan Kendal Tornado FC timnya bisa membawa pulang poin. Baik melalui kemenangan atau hasil seri. 

“Setelah dua laga di awal untuk laga kali ini kami memang menargetkan bisa menghasilkan poin dan hari ini kami berhasil seri. Awalnya memang berat di start tapi dengan kepercayaan diri, dengan kebersamaan, dengan kerja keras hasilnya sesuai harapan, membawa pulang satu poin,” ucapnya.* 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News