Pererat Silaturahmi, Gubernur Khofifah Undang Masyarakat Jawa Timur ‘Riyayan’ di Grahadi dan Jemursari

oleh -370 Dilihat
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

KILASJATENG.ID – Dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara terbuka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dalam tradisi riyayan (silaturahmi Lebaran). Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyat, sekaligus menghapus sekat sosial melalui kebersamaan yang hangat.

Momentum ini diharapkan menjadi ajang penguat ukhuwah serta menjaga budaya khas masyarakat Jawa Timur dalam merayakan hari kemenangan.

Jadwal dan Lokasi Riyayan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan dua lokasi utama bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan Gubernur:

1. Gedung Negara Grahadi

2. Waktu: Sabtu, 21 Maret 2026

3. Pukul: 14.00 WIB – 16.00 WIB

Kediaman Jemursari

Waktu: Minggu & Senin (22 – 23 Maret 2026)

Baca Juga  MS GLOW For Men Malang Half Marathon 2026 Siap Digelar, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Sport Tourism

Keterangan: Terbagi dalam dua sesi kunjungan setiap harinya.

“Momentum Idulfitri adalah saat yang tepat untuk memperkuat ukhuwah dan membangun kebersamaan masyarakat,” ujar Kabiro Adpim, Pulung Chausar, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/3).

Tertib dan Terbuka untuk Semua
Panitia penyelenggara telah menyiapkan skema pengaturan kedatangan tamu untuk memastikan acara berlangsung aman dan nyaman. Meski terbuka bagi seluruh warga tanpa terkecuali, sistem pengamanan dan alur kunjungan tetap diberlakukan guna menghindari penumpukan massa yang berlebihan.

“Kami memastikan masyarakat dapat hadir dengan nyaman dan merasakan suasana kekeluargaan yang hangat,” tambah Pulung.

Berdayakan UMKM dan PKL Lokal
Satu hal yang menarik dari tradisi riyayan tahun ini adalah keterlibatan sektor ekonomi kerakyatan. Seluruh hidangan yang disajikan bagi para tamu disediakan secara gratis dan berasal dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar lokasi.

Baca Juga  Pertamina Amankan Stok BBM Sebelum Konflik Iran-AS Memanas, Pastikan Pasokan Lebaran Aman

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Menu: Hidangan tradisional khas daerah.

Penyedia: UMKM dan PKL binaan/sekitar lokasi.

Tujuan: Membantu meningkatkan omzet penjualan pedagang kecil di momen Lebaran.

Melalui tradisi ini, Gubernur Khofifah berharap persaudaraan antarwarga di Jawa Timur semakin solid dan membawa kebahagiaan yang merata bagi seluruh elemen masyarakat. (IJR)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News