Indonesia Segera Miliki Kapal Induk Pertama, Hibah dari Italia

oleh -356 Dilihat
Kapal Induk Italia, Giuseppe Garibaldi

KILASJATENG.ID – Sejarah baru dalam kekuatan maritim Indonesia segera tercipta. Tentara Nasional Indonesia (TNI) dipastikan bakal memiliki kapal induk pertamanya tahun ini melalui skema hibah dari Pemerintah Italia. Kapal tersebut adalah Giuseppe Garibaldi, mantan kapal andalan Angkatan Laut Italia yang legendaris.

Target Tiba Sebelum HUT TNI
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, menargetkan kapal induk ini sudah bersandar di perairan Indonesia sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada 5 Oktober 2026.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/2/2026), Laksamana Ali menjelaskan bahwa proses negosiasi teknis saat ini tengah berjalan intensif antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, galangan kapal Fincantieri, dan pihak Angkatan Laut Italia.

“Untuk Garibaldi, masih dalam proses. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” ujar KSAL.

Proses Retrofit dan Penyiapan SDM
Meski berstatus hibah, Pemerintah Indonesia tetap mengalokasikan anggaran khusus untuk proses retrofit. Langkah ini diambil agar teknologi kapal dapat disesuaikan dengan standar operasional dan kebutuhan terkini TNI Angkatan Laut.

Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menekankan bahwa fokus pemerintah tidak hanya pada mesin dan lambung kapal, tetapi juga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pelatihan Awak: Kemhan dan TNI telah menyiapkan calon awak kapal induk yang terdiri dari prajurit terlatih dan berpengalaman.

Pembinaan: Program pelatihan khusus disiapkan agar personel mampu mengoperasikan kapal induk secara optimal segera setelah tiba.

Spesifikasi Sang “Macan Laut” Italia
Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk pertama dengan dek penerbangan pesawat sayap tetap (fixed wing) yang dibangun Italia dan mulai beroperasi pada 1985. Berikut adalah profil teknisnya:

Fitur                                     Spesifikasi

Baca Juga  Setelah Bea Cukai, Menkeu akan Reformasi Pejabat Pajak

Dimensi                               Panjang 180 meter, Lebar 33 meter

Bobot Mati                           ± 14.000 ton

Mesin                                  4 Turbin Fiat (Lisensi GE) – 81.000 HP (60 MW)

Kecepatan                          Maksimum 30 knots (56 km/jam) 

Kapasitas                           550 ABK, 100 Staf, 180 Personel Penerbangan

Kemampuan                       Operasional pesawat STOVL dan Helikopter

Gemini said
Tentu, ini adalah naskah artikel berita yang disusun dengan gaya jurnalistik formal namun tetap mengalir, lengkap dengan struktur berita yang standar.

TNI AL Segera Miliki Kapal Induk Pertama, Hibah ‘Giuseppe Garibaldi’ dari Italia Target Tiba Oktober 2026
JAKARTA – Sejarah baru dalam kekuatan maritim Indonesia segera tercipta. Tentara Nasional Indonesia (TNI) dipastikan bakal memiliki kapal induk pertamanya tahun ini melalui skema hibah dari Pemerintah Italia. Kapal tersebut adalah Giuseppe Garibaldi, mantan kapal andalan Angkatan Laut Italia yang legendaris.

Target Tiba Sebelum HUT TNI
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, menargetkan kapal induk ini sudah bersandar di perairan Indonesia sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada 5 Oktober 2026.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/2/2026), Laksamana Ali menjelaskan bahwa proses negosiasi teknis saat ini tengah berjalan intensif antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, galangan kapal Fincantieri, dan pihak Angkatan Laut Italia.

Baca Juga  Mulai 1 Februari 2026, Harga Pertamax Turun Jadi Rp11.800 per Liter

“Untuk Garibaldi, masih dalam proses. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” ujar KSAL.

Proses Retrofit dan Penyiapan SDM
Meski berstatus hibah, Pemerintah Indonesia tetap mengalokasikan anggaran khusus untuk proses retrofit. Langkah ini diambil agar teknologi kapal dapat disesuaikan dengan standar operasional dan kebutuhan terkini TNI Angkatan Laut.

Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menekankan bahwa fokus pemerintah tidak hanya pada mesin dan lambung kapal, tetapi juga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pelatihan Awak: Kemhan dan TNI telah menyiapkan calon awak kapal induk yang terdiri dari prajurit terlatih dan berpengalaman.

Pembinaan: Program pelatihan khusus disiapkan agar personel mampu mengoperasikan kapal induk secara optimal segera setelah tiba.

Spesifikasi Sang “Macan Laut” Italia
Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk pertama dengan dek penerbangan pesawat sayap tetap (fixed wing) yang dibangun Italia dan mulai beroperasi pada 1985. Berikut adalah profil teknisnya:

Fitur Spesifikasi
Dimensi Panjang 180 meter, Lebar 33 meter
Bobot Mati ± 14.000 ton
Mesin 4 Turbin Fiat (Lisensi GE) – 81.000 HP (60 MW)
Kecepatan Maksimum 30 knots (56 km/jam)
Kapasitas 550 ABK, 100 Staf, 180 Personel Penerbangan
Kemampuan Operasional pesawat STOVL dan Helikopter
Kapal ini memiliki kemiripan desain dengan dua kapal TNI AL sebelumnya, yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, yang juga diproduksi oleh galangan Fincantieri.

Calon Nama Baru
Seiring dengan proses alih kepemilikan, muncul usulan untuk mengganti nama Giuseppe Garibaldi dengan nama tokoh besar nusantara. Nama Gadjah Mada dan Jenderal Soedirman menjadi kandidat kuat yang diusulkan untuk menyandang status sebagai nama kapal induk pertama Indonesia tersebut. (VZS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News