PGN Tutup Satgas Nataru 2025–2026 dengan Operasional Gas Bumi Tetap Aman dan Andal

oleh -239 Dilihat

KILASJATENG.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menutup pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 dengan capaian operasional yang terjaga aman dan andal. Kesiapan infrastruktur, keandalan pasokan, serta respons cepat terhadap dinamika lapangan menjadi fokus utama PGN dalam memastikan kontinuitas penyaluran gas bumi.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa selama periode Nataru, Satgas PGN berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan keandalan penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas.

“Secara umum, status operasional penyaluran energi Subholding Gas berada dalam kondisi aman. Untuk wilayah Sumatera, PGN masih melanjutkan proses normalisasi pascabanjir. Melalui infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN menjaga penyaluran gas kepada pelanggan komersial, industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga sehingga tetap berjalan sesuai kebutuhan,” ujar Hery.

Baca Juga  OTT di Jawa Tengah: KPK Amankan Bupati Pati Sudewo Terkait Kasus Seleksi Perangkat Desa

Selama periode Nataru, rata-rata realisasi niaga gas bumi tercatat sebesar 881 BBTUD, meningkat sekitar 11% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, seiring meningkatnya kebutuhan pelanggan. Penyaluran gas bumi untuk sektor pembangkit listrik juga berjalan aman, mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Nataru.

Di sektor transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) berjalan sesuai prognosa. “Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU) terus beroperasi selama periode Nataru, dengan realisasi penyaluran lebih dari 16 ribu LSP (liter setara premium),” tambah Hery.

Kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan pengiriman LPG juga berada dalam kondisi aman sesuai kebutuhan operasional. Dari sisi layanan pelanggan, sekitar 98% kasus customer handling berhasil diselesaikan (closed), mencerminkan komitmen PGN menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

Baca Juga  BPJS Kesehatan dan GoTo Jalin Kerja Sama, Iuran Mitra Gojek "Full Time" Kini Ditanggung Perusahaan

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, sinergi dengan pemangku kepentingan, serta penerapan aspek HSSE. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas bumi tetap andal dan berkelanjutan, sekaligus menjadi wujud perusahaan dalam melayani masyarakat sepenuh hati. (NGH)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News