KILASJATENG.ID – Teka-teki mengenai siapa yang akan menukangi Timnas Indonesia akhirnya terjawab. PSSI secara resmi mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala baru Skuad Garuda pada Sabtu (3/1/2026).
Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun tersebut dikabarkan telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Herdman hadir dengan rekam jejak mentereng, terutama setelah berhasil membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian panjang negara tersebut selama 36 tahun.
Alasan Memilih Indonesia: Ambisi dan Gairah Suporter
Setelah sempat menganggur pasca-berpisah dengan Toronto FC, Herdman mengungkapkan bahwa tawaran dari PSSI datang pada waktu yang tepat. Ia mengaku menemukan kecocokan ambisi dengan federasi sepak bola Indonesia.
“Ini soal menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas dari para suporter,” ujar Herdman dalam keterangan pers yang diterima pada Minggu (4/1/2026).
Selain faktor suporter yang dikenal fanatik, Herdman melihat adanya visi yang sejalan dengan PSSI yang menargetkan sosok berpengalaman dalam membawa tim nasional ke panggung Piala Dunia.
Kemiripan dengan Timnas Kanada
Salah satu poin menarik yang disampaikan Herdman adalah pengamatannya terhadap kualitas pemain Indonesia. Menurutnya, talenta-talenta di Indonesia memiliki kemiripan dengan skuad Kanada yang pernah ia bangun hingga menjadi kekuatan baru di zona CONCACAF.
“Sesuatu yang sudah saya lihat adalah potensi talenta di sana, nuansanya itu mirip dengan Kanada,” tambahnya.
Sambutan Antusias PSSI
Pihak PSSI menyatakan optimisme tinggi terhadap kehadiran pelatih bertangan dingin ini. Melalui pernyataan resminya, federasi menekankan bahwa rekam jejak Herdman di kancah internasional menjadi pertimbangan utama di balik penunjukan ini.
“PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini,” tulis PSSI dalam rilis resminya.
Dengan bergabungnya Herdman, harapan publik sepak bola tanah air kini membumbung tinggi agar Timnas Indonesia mampu berbicara lebih banyak di kancah global dan meniru kesuksesan yang pernah ia ukir bersama timnas Kanada. (TQA)


