Perkuat Posisi, PT Telkom Terapkan Strategi Five Bold Moves

oleh -213 Dilihat
AVP External Communication PT Telkom Tbk., Sabri Rasyid di sela-sela Media Gathering bersama jurnalis Kota Solo, Jumat 10 Januari 2025. (Foto: Putri Sejati)
AVP External Communication PT Telkom Tbk., Sabri Rasyid di sela-sela Media Gathering bersama jurnalis Kota Solo, Jumat 10 Januari 2025. (Foto: Putri Sejati)

KILASJATENG.ID- PT Telkom terus berupaya untuk memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi digital di Tanah Air. Salah satunya dengan menerapkan strategi Five Bold Moves.

AVP External Communication PT Telkom Tbk., Sabri Rasyid mengatakan, penerapan strategi ‘Five Bold Moves’ diharapkan mampu memperkuat posisi PT Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang menciptakan nilai lebih tinggi bagi para pemangku kepentingan perusahaan, serta memaksimalkan peluang, meningkatkan daya saing, dan value creation dalam menghadapi tantangan di masa depan. 

“Five Bold Moves dilakukan untuk membangun keunggulan kompetitif di tiga pilar bisnis digital Telkom, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services,” ujarnya.

Adapun implementasi Five Bold Moves meliputi Fixed Mobile Convergence (FMC), Infaco, Data Center Co (DC Co), B2B Digital IT Service Co serta Digico.

“Fixed Mobile Convergence (FMC) dilakukan dengan melakukan integrasi layanan fixed dan mobile dengan mengoptimalkan intereoperabilitas yang memungkinkan pelanggan untuk beralih tanpa hambatan terlepas dari lokasi serta perangkat untuk menciptakan Wi-Fi yang tidak dapat dipecahkan. Konvergensi fixedmobile dirancang untuk memperkuat penetrasi pasar dan mengoptimalkan efisiensi biaya,” urai Sabri. 

Sedangkan Infraco sendiri berarti infrastruktur telekomunikasi yang telah terkonsolidasi untuk berbagi jaringan guna membuka nilai serta potensi bisnis pelanggan melalui pemakaian aset yang optimal, konektivitas hemat biaya, dan percepatan penetrasi pasar. 

Kemudian Data Center Co (DC Co) memiliki pengertian data center yang luas sebagai pemimpin dalam bisnis data untuk memenuhi kebutuhan data center. Dengan kolaborasi hyper-scaler dan teknologi yang besar. 

“Untuk B2B Digital IT Service Co, PT Telkom berusaha menghadirkan layanan IT Digital B2B terlengkap untuk membangun serta mengembangkan bisnis pelanggan. Langkah ini dirancang untuk meningkatkan daya saing layanan TI B2B melalui kemitraan dengan berbagai perusahaan teknologi,” jelas Sabri. 

Sementara DigiCo merupakan pengembangan layanan digital yang berfokus pada segmen B2B dan B2C untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas sehingga dapat mendorong potensi sumber pendapatan baru bagi perusahaan dengan cara mengambil keuntungan yang tidak dimiliki oleh kompetitor. 

Di sisi lain, pada pilar digital connectivity, Telkom mencanangkan inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC), dan InfraCo. Kemudian, pada pilar bisnis digital platform terdapat inisiatif Data Center Co dan B2B Digital IT Service Co. Sedangkan pilar bisnis digital services ada inisiatif DigiCo. 

“Kami percaya, di masa depan Telkom akan tetap memiliki prospek usaha dan pertumbuhan yang baik, seiring tiga pilar bisnis (digital connectivity, digital platform dan digital services) yang semakin relevan dengan kebutuhan dan permintaan konsumen,” kata Sabri, di sela-sela Media Gathering bersama jurnalis Kota Solo, Jumat 10 Januari 2025.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News